- Jamin Keamanan Pangan, Tim Kesmavet Purworejo Lakukan Pemeriksaan Daging di Empat Pasar Tradisional
- Jangkau Wilayah Perbatasan hingga Pegunungan, Dinas Gelar Layanan Kesehatan Hewan Gratis
- Belajar Memetik Rupiah dari Daun Tembakau
- DKPP PURWOREJO BERGERAK AKTIF DALAM PEMANTAUAN STOK DAN HARGA PANGAN DI PENGGILINGAN PADI DI KABUPATEN PURWOREJO
- LEWAT UMKM GAPURA TAMPILKAN INOVASI KULINER LOKAL, KABUPATEN PURWOREJO TAMPILKAN OLAHAN PANGAN NON BERAS DAN NON TEPUNG PADA FESTIVAL DI TMII JAKARTA
- SOSIALISASI KEGIATAN PEMBANGUNAN JUT (APBN TA. 2026)
- Jamin Pangan Aman dan Halal, Tim Kesmavet Sambangi RPA/U dan Penggilingan Daging di Pasar Wirotaman, Kutoarjo
- Pembinaan NKV TPH Kambing dan RPA untuk Jamin Keamanan Pangan
- Perwakilan Puskeswan Kabupaten Purworejo Ikuti Bimbingan Teknis Tematik Petugas Puskeswan di BBV Wates
- Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pengendalian Zoonosis di Kabupaten Purworejo
WARGA SERBU GERAKAN PANGAN MURAH, SEMBARAI MENIKMATI FESTIVAL LAYANG-LAYANG TINGKAT NASIOANAL 2026 DI PANTAI KETAWANG

WARGA SERBU GERAKAN PANGAN MURAH, SEMBARAI MENIKMATI FESTIVAL LAYANG-LAYANG TINGKAT NASIOANAL 2026 DI PANTAI KETAWANG
Kemeriahan Festival Layang-Layang Tingkat Nasional ke-10 di Pantai Ketawang, Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, akhir pekan ini tampil berbeda. Tidak hanya menyuguhkan pesona ratusan layang-layang raksasa di langit pesisir selatan, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bekerja sama dengan Bulog juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) langsung di area festival. Kegiatan berlangsung pada Hari Sabtu-Minggu, 04-05 Juli 2026 di Pantai Ketawang Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo.
Langkah ini diambil sebagai upaya strategis Pemda (DKPP) Purworejo untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memanfaatkan momentum berkumpulnya ribuan wisatawan guna menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok di wilayah Grabag dan sekitarnya. Kemudian, Kepala DKPP Purworejo melalui Bidang Pangan menugaskan untuk ikut serta dalam memeriahkan Festival Layang-Layang Tingkat Nasional 2026 dengan mengirimkan Tim Rumah Pangan Kita DKPP Purworejo.
|
Kami mengirimkan beberapa pelaku usaha dan Kelompok Wanita Tani (KWT), seperti KWT Tlaga Makmur, KWT Mekarsari, UMKM Ngombol Jempol, KWT Ngudi Luhur, Cao Nyes, dan lain-lain, serta bekerja sama dengan Perum Bulog Butuh. Masyarakat dan pengunjung festival tampak mengantre dengan tertib untuk mendapatkan berbagai komoditas pangan berkualitas. Beberapa komoditas yang disediakan oleh kami antara lain Beras SPHP, Minyak Goreng Minyakita, sayuran,buah-buahan dan aneka olahan dari UMKM dan atau KWT/KT.
|
Staf Bidang Pangan dalam hal ini, ikut mendampingi Tim Rumah Pangan Kita DKPP dengan jadwal jaga yang bergantian dan memastikan semuanya aman terkendali. Selain itu, Kepala DKPP (Bagas Adi Karyanto, S.Sos., M.M.) juga turut hadir meninjau lokasi. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo menyatakan bahwa kehadiran stan GPM di tengah festival wisata ini terbukti sangat efektif. "Kami ingin memastikan aspek keterjangkauan dan ketersediaan pangan tetap terjaga. Sembari masyarakat menikmati hiburan budaya dan wisata berskala nasional ini, mereka juga bisa pulang membawa kebutuhan pokok dengan harga yang jauh di bawah pasar," ujarnya di sela-sela peninjauan stand.
|
Bupati dan Wakil Bupati Purworejo juga turut hadir dalam pembukaan dan melakukan sambutan untuk Festival Layang-Layang Tingkat Nasional 2026 kali ini. Integrasi antara agenda pariwisata nasional dan program ketahanan pangan ini mendapat apresiasi tinggi dari para pengunjung. Selain menggerakkan roda ekonomi melalui sektor UMKM kuliner dan kerajinan, Festival Layang-Layang Nasional 2026 yang berlangsung pada 04–05 Juli 2026 ini sukses memberikan dampak sosial nyata yang langsung dirasakan oleh dompet masyarakat setempat. Pemerintah Kabupaten Purworejo berkomitmen untuk terus mereplikasi model penggabungan event wisata dan operasi pasar murah ini pada agenda-agenda besar daerah selanjutnya di sepanjang tahun 2026.
Sumber Berita : Bidang Pangan DKPP Purworejo









