- Kaligesing Tanam Harapan Baru, Kopi Robusta dan Jeruk Purut Jadi Ikon Inovasi Kecamatan
- Program Bongkar Ratoon Tebu di Desa Pejagran, Upaya Menuju Swasembada Gula
- Pelayanan kesehatan hewan DKPP di Lugosobo Gebang
- Pengamatan Lapang Mahasiswa Magang dari Universitas Brawijaya Malang
- Program P2B, Wujud Nyata Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga di KWT Mekarsari Desa Jombang
- Panen Jagung Manis Panglima di Ngombol, Bukti Komoditas Hortikultura Bernilai Ekonomi
- Pertemuan Kelompok Wanita Tani Mekar Bahas Penguatan Peran Perempuan di Sektor Pertanian
- Pertemuan Pengurus Poktan Desa Dewi dalam rangka Koordinasi Kegiatan Pertanian dan Sosialisasi RDKK Tahun 2026
- Panen Jagung Manis Panglima di Ngombol, Bukti Komoditas Hortikultura Bernilai Ekonomi
- Sinergi PPL dan Petani: P4S Seringin Siap Cetak Produk Unggulan Baru
Solusi Mengatasi Kesulitan Beranak Pada Kambing Betina

Kambing milik Kuncoro, Ds Sukomanah Kecamatan Purwodadi, bunting tua, saatnya melahirkan, mengalami distokia (kesulitan melahirkan). Setelah dilakukan pemeriksaan, termasuk dengan palpasi uterus, ternyata kambing mengalami torsi uteri (rahimnya muntir). Karena cervic sudah membuka sempurna, maka segera dilakukan tindakan reposisi (pengembalian pada posisi semula), dengan cara mengguling2kan induk kambing berkelalina dengan arah torsi/muntirnya sebanyak uliran torsi. Pd kasus ini torsinya 5 x 360°. Setelah selwsai reposisi, segera dilakukan tindakan membantu persalinan. Karena ternyata janin berukuran amat besar dan indukan telah mulai kekurangan energi buat mengejan, maka selain tindakan injeksi obat penguat otot dan penguat kontraksi, juga dilakukan bantuan tindka tarik janin oleh dokter hewan dan peternak.
Akhirnya 30 menit kemudian, bisa dilahirkan dengan selamat pedhet jantan dengan ukuran super. Sang induk juga segera bisa berdiri dan menjilayi anaknya.





