- Gendu gendu Roso Pertanian Organik, ala Klinik PHT Swadaya Subur Makmur
- Cegah Wabah PMK dengan Vaksinasi
- RAKOR PERSIAPAN PURWOREJO EXPO 2026 DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN KABUPATEN PURWOREJO
- Sosialisasi Tertib Administrasi Peredaran Benih di Kabupaten Purworejo
- KEP Mulyo Farm Siap Tingkatkan Nilai Tambah Gabah Lokal
- Kelompok Tani Rukun Tani Desa Gowong Laksanakan Gerdal OPT Hawar Daun
- Hasil Ubinan Padi Inpari 49 di Kelurahan Mranti Capai 5 Kg, Petani Optimis Meski Terkendala Hama
- Optimalkan Lahan Sempit, KWT Madu Laras Paduroso Semangat Budidaya Sayuran
- Gerdal OPT Tikus di Blok Si Epek, KWT Kledung Barokah Kompak Lindungi Lahan Pertanian
- Ubinan Bantuan Jagung TA 2025 Jadi Sarana Evaluasi dan Musyawarah Petani Wiji Makmur Desa Kumpulsari
Ubinan Bantuan Jagung TA 2025 Jadi Sarana Evaluasi dan Musyawarah Petani Wiji Makmur Desa Kumpulsari

Ubinan Bantuan Jagung TA 2025 Jadi Sarana Evaluasi dan Musyawarah Petani Wiji Makmur Desa Kumpulsari
Kumpulsari – Kelompok Tani Wiji Makmur Desa Kumpulsari melaksanakan kegiatan ubinan jagung varietas Pioneer 89 pada Senin, 2 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi bantuan jagung Tahun Anggaran 2025 dan dilaksanakan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari BPP Kecamatan Ngombol, serta dihadiri oleh anggota Kelompok Tani Wiji Makmur dan perwakilan Pemerintah Desa Kumpulsari.
Kegiatan ubinan dilaksanakan pada lahan jagung seluas 2.500 meter persegi dengan menggunakan petak ubinan berukuran 2,5 meter x 2,5 meter. Ubinan bertujuan untuk memperoleh data hasil per hektare (produktivitas) tanaman jagung sebagai bahan evaluasi dan dasar perhitungan produksi tanaman pangan.
Berdasarkan hasil penimbangan di lapangan, diperoleh berat jagung tongkol basah sebesar 9,8 kilogram dengan jumlah 46 tanaman dan 53 tongkol dalam satu petak ubinan. Setelah dilakukan perhitungan konversi, hasil tersebut menunjukkan estimasi produktivitas sebesar 7.6 ton per hektare pipilan kering.
Usai pelaksanaan ubinan, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan rutin Kelompok Tani Wiji Makmur. Dalam pertemuan tersebut dibahas dinamika kelompok, evaluasi pelaksanaan bantuan jagung TA 2025, serta musyawarah perencanaan kegiatan kelompok tani ke depan, guna meningkatkan kinerja dan keberlanjutan usaha tani di Desa Kumpulsari.






