- SURVEY KE PETERNAKAN AYAM PETELUR
- Monitoring PPTS, Sinergi DKPP dan PPL Kec. Butuh Pastikan Pasokan Pupuk Bersubsidi Aman
- Purworejo Jadi Tuan Rumah Pembinaan Produsen Benih Hortikultura Se-Jawa Tengah
- Seleksi Perdana Hibah Domba Dimulai, DKPP Purworejo Pastikan Ternak Berkualitas Siap Disalurkan
- PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KUANTITAS BANTUAN PANGAN BERAS PERIODE BULAN JULI-SEPTEMBER 2026 DI GUDANG BULOG BUTUH
- Kunjungi Kelompok Tani Makaryo Wonosari, Ditjen Hortikultura Bersama DKPP dan PPL Lakukan Verifikasi CPCL
- GERAKAN PANGAN MURAH KEMBALI MERIAHKAN ALUN-ALUN PURWOREJO DALAM RANGKAIAN KEGIATAN GEMAR TAHUN 2026
- Mendukung Mutu Benih Tembakau: DKPP Purworejo Bersama BPSB Jawa Tengah Lakukan Pemeriksaan Lapangan di Desa Rowobayem
- DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Hibah Sejak Awal Melalui Seleksi Ketat Kambing Jawa Randu
- Tingkatkan Akurasi Data Hasil Panen, DKPP Purworejo Bersama PPL dan Pemdes Kesugihan Gelar Kegiatan Ubinan Padi
Gerdal OPT Tikus di Blok Si Epek, KWT Kledung Barokah Kompak Lindungi Lahan Pertanian

Gerdal OPT Tikus di Blok Si Epek, KWT Kledung Barokah Kompak Lindungi Lahan Pertanian
Bruno, Senin, 2 Februari 2026, Kelompok Wanita Tani (KWT) Kledung Barokah Desa Brunosari, Kecamatan Bruno, melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Tikus di lahan Sawah blok Si Epek
Kegiatan gerdal ini dilaksanakan secara serentak di Blok Si Epek dengan melibatkan seluruh anggota KWT Kledung Barokah. Gerdal menyasar hamparan lahan pertanian seluas kurang lebih 17 hektare sebagai upaya menekan populasi tikus yang berpotensi menurunkan hasil produksi pertanian.
Pelaksanaan kegiatan mendapat pendampingan dari Petugas POPT DKPP Kabupaten Purworejo, Sugiyo, serta dukungan penuh dari Tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Bruno.
Petugas POPT DKPP Kabupaten Purworejo, Sugiyo, menegaskan bahwa pengendalian tikus harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
“Gerdal tikus akan lebih efektif jika dilakukan serentak dalam satu hamparan. Selain menekan populasi tikus, kegiatan ini juga menjadi langkah pencegahan kerusakan tanaman sejak dini,” ujarnya.
Sementara itu, Musti PPL Wibi Brunosari menyampaikan bahwa peran aktif kelompok tani, khususnya KWT, sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pengendalian OPT di lapangan.
“Partisipasi penuh anggota KWT Kledung Barokah menunjukkan kesadaran tinggi terhadap pentingnya perlindungan tanaman demi menjaga produktivitas pertanian,” ungkapnya.
Melalui kegiatan gerdal OPT tikus ini, diharapkan kondisi tanaman di Blok Si Epek tetap terjaga, risiko serangan hama dapat ditekan, serta hasil panen petani di Desa Brunosari, Kecamatan Bruno, dapat meningkat secara berkelanjutan.






