- SURVEY KE PETERNAKAN AYAM PETELUR
- Monitoring PPTS, Sinergi DKPP dan PPL Kec. Butuh Pastikan Pasokan Pupuk Bersubsidi Aman
- Purworejo Jadi Tuan Rumah Pembinaan Produsen Benih Hortikultura Se-Jawa Tengah
- Seleksi Perdana Hibah Domba Dimulai, DKPP Purworejo Pastikan Ternak Berkualitas Siap Disalurkan
- PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KUANTITAS BANTUAN PANGAN BERAS PERIODE BULAN JULI-SEPTEMBER 2026 DI GUDANG BULOG BUTUH
- Kunjungi Kelompok Tani Makaryo Wonosari, Ditjen Hortikultura Bersama DKPP dan PPL Lakukan Verifikasi CPCL
- GERAKAN PANGAN MURAH KEMBALI MERIAHKAN ALUN-ALUN PURWOREJO DALAM RANGKAIAN KEGIATAN GEMAR TAHUN 2026
- Mendukung Mutu Benih Tembakau: DKPP Purworejo Bersama BPSB Jawa Tengah Lakukan Pemeriksaan Lapangan di Desa Rowobayem
- DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Hibah Sejak Awal Melalui Seleksi Ketat Kambing Jawa Randu
- Tingkatkan Akurasi Data Hasil Panen, DKPP Purworejo Bersama PPL dan Pemdes Kesugihan Gelar Kegiatan Ubinan Padi
Kelompok Tani Rukun Tani Desa Gowong Laksanakan Gerdal OPT Hawar Daun

Kelompok Tani Rukun Tani Desa Gowong Laksanakan Gerdal OPT Hawar Daun
Gowong — Kelompok Tani (KT) Rukun Tani Desa Gowong melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Hawar Daun pada tanaman padi sawah, Rabu, 4 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah meluasnya serangan OPT serta menjaga produktivitas pertanian padi di wilayah tersebut.
Gerdal OPT Hawar Daun dilaksanakan pada hamparan sawah seluas 17 hektare, dengan luas pengendalian awal mencapai 1 hektare. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, intensitas serangan OPT Hawar Daun tergolong ringan, sehingga pengendalian dilakukan dengan pendekatan ramah lingkungan menggunakan Trichoderma cair.
Kegiatan ini dihadiri oleh Perwakilan Pemerintah Desa Gowong, POPT DKPP Sugiyo, serta Tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari BPP Bruno. Kehadiran lintas unsur tersebut menunjukkan adanya sinergi yang baik antara petani, pemerintah desa, dan petugas teknis pertanian dalam upaya pengendalian OPT secara terpadu.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan oleh petugas POPT, Sugiyo bahwa “menjaga ekologi di sawah adalah cara terbaik untuk mengendalikan OPT padi sawah.” Alhamdulillah, kondisi ekologi sawah di Desa Gowong, khususnya di Kelompok Tani Rukun Tani, masih tergolong sangat baik. Hal ini ditandai dengan masih banyaknya keberadaan serangga menguntungkan atau musuh alami yang berperan penting dalam menekan perkembangan OPT secara alami.
Dengan penerapan pengendalian hayati dan pelestarian ekosistem sawah, diharapkan serangan OPT Hawar Daun dapat terkendali dengan baik dan tidak berkembang lebih luas. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran petani akan pentingnya menjaga keseimbangan ekologi demi pertanian padi yang berkelanjutan






