- RUMAH PANGAN KITA (RPK) DKPP PURWOREJO KEMBALI HADIR DI JUM’AT BERKAH
- Gerdal Penggerek Batang Tanaman Padi, Cegah Kerugian Petani Lebih Dalam
- Pastikan Calon Hewan Kurban yang Dikirim Ke Jabodetabek Sehat, DKPP laksanakan Pemeriksaan Kesehatan Hewan dan Vaksinasi PMK
- Temu Wicara Peternak Ayam Pedaging di Kalikalong, Loano
- Sekolah Lapang Kelapa Berkah Tani Milenial Girigondo Tutup Kegiatan dengan Praktik Pestisida Nabati dan Perangkap Kumbang Badak
- PENYERAHAN SIMBOLIS CPP ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026 OLEH BUPATI PURWOREJO
- Siap Kelola Kambing Kaligesing, 29 Kelompok Tani Ikuti Pembekalan Pradroping Hibah 2026
- PERCEPATAN PELAKSANAAN KEGIATAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI TERSIER APBN TA. 2026
- Distanak Jateng Laksanakan Monev GAP Tembakau di Desa Kambangan
- Sekolah Lapang Tembakau 2026 Resmi Dibuka, Petani Kambangan Siap Tingkatkan Kualitas dan Produktivitas
Cegah Wabah PMK dengan Vaksinasi

Cegah Wabah PMK dengan Vaksinasi
TIM Kesehatan Hewan DKPP Purworejo terus menggiatkan vaksinasi PMK di wilayah padat populasi ternak khususnya sapi di Kabupaten Purworejo. Kegiatan vaksinasi PMK dilaksanakan sejak awal Februari yaitu pada minggu ini dilaksanakan pada tanggal 3 hingga 5 Februari 2026. Setiap harinya Tim Keswan mengirim 4 tim vaksinator yang terdiri dari medik dan paramedik veteriner. Vaksin PMK berasal dari hibah Kementerian Pertanian merupakan produk Indonesia, yaitu diproduksi di Balai Besar Veteriner Farma Pusvetma. Ternak yg divaksin adalah ternak yg sehat, tidak bunting, dan untuk pedet atau cempe sudah lepas sapih. Untuk saat ini sebanyak 1925 dosis sudah diterima oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo dari target 6000 dosis.
Selain kegiatan vaksinasi PMK, dilaksanakan juga kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) mengenai manajemen kandang dan transportasi ternak untuk mencegah penyebaran PMK. Selain itu peternak dihimbau untuk tidak menjual ternak yg sakit dan membeli ternak baru dari pasar hewan, karena hal tersebut merupakan faktor utama mewabahnya kembali PMK. Peternak diharapkan tidak panik apabila ternaknya mengalami gejala PMK dan segera melaporkan ke petugas kesehatan hewan di Puskeswan terdekat.
Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk pencegahan PMK yaitu:
1. Membersihkan dan Desinfeksi kandang secara rutin
2. Mengisolasi ternak baru yaitu dengan memisahkan dengan ternak yang sudah lama dipelihara minimal 14 hari
3. Vaksinasi PMK secara rutin
4. Apabila akan mentransportasikan ternak harus dibekali Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan atau Sertifikat Veteriner






