- Pemeriksaan Bovine Ephemeral Fever Virus (BEF) pada Ternak Sapi Oleh Tim Medis Hewan DKPP
- Pelayanan Kesehatan Hewan di Bulan Ramadhan
- PENGAWASAN PEREDARAN HEWAN DAN PRODUK HEWAN DI PASAR
- Program Banter Melaju Mulai Disiapkan, CPCL Bantuan Kambing Jawa Randu Dilaksanakan di Desa Kemejing
- Pengawasan PPG Yayasan Pawon Biyung Poniman oleh Tim Kesmavet DKPP serta Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah
- Serap Gabah oleh UD Lancar sebagai Mitra Bulog
- Pendampingan dan Pembinaan NKV Berkah Raya Telur Asin
- Sinergi Teknologi Pertanian: Sosialisasi UPJA dan Pelatihan Traktor Roda 4 di Desa Keburuhan
- RAT PUAP 2026 Gapoktan Sido Mulyo: Momentum Kebangkitan Ekonomi Petani Rejosari
- Serap Gabah Oleh UD Lancar Mitra dari Bulog Purworejo
Serap Gabah oleh UD Lancar sebagai Mitra Bulog

Selasa, 17 Februari 2026, telah dilaksanakan kegiatan Program Serap Gabah oleh mitra Bulog, UD Lancar Jaya, yang berlokasi di Desa Pogungrejo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga gabah sekaligus memastikan kesejahteraan petani tetap terjaga di tengah musim panen.
Program serap gabah ini dilaksanakan bekerja sama dengan Perum Bulog sebagai lembaga yang bertugas menjaga ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan nasional. Dalam kegiatan tersebut, hadir Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat bersama perwakilan Bulog untuk melakukan pendampingan, pengawasan kualitas, serta memastikan proses penyerapan berjalan sesuai ketentuan.
Adapun gabah yang diserap pada kesempatan tersebut mencapai 9,3 ton Gabah Kering Panen (GKP). Gabah yang diterima telah melalui pengecekan standar mutu, baik dari sisi kadar air maupun kebersihan, sehingga memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Kehadiran PPL turut memberikan rasa aman dan kepastian bagi petani bahwa hasil panen mereka terserap dengan harga yang sesuai standar pemerintah.
Melalui Program Serap Gabah ini, petani di Desa Pogungrejo mendapatkan kepastian pasar serta perlindungan harga di saat panen raya, sehingga dapat meminimalkan potensi kerugian akibat anjloknya harga di tingkat petani. Di sisi lain, Bulog memperoleh pasokan gabah sebagai bagian dari penguatan cadangan beras pemerintah guna mendukung ketahanan pangan nasional.
Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara petani, mitra penggilingan, penyuluh pertanian, dan Bulog dalam membangun sistem tata niaga yang lebih tertib, transparan, dan menguntungkan semua pihak. Diharapkan ke depan, serapan gabah dapat terus meningkat seiring dengan bertambahnya luas panen dan produktivitas petani, sehingga kesejahteraan petani semakin meningkat dan ketahanan pangan daerah semakin kuat.
PPL Pertanian Bayan
Kurniawan Setyo Nugroho, S.TP






