Pelatihan Penguatan Kelembagaan Petani (Sekolah Lapang) Tembakau

By DINPPKP 14 Jul 2026, 13:43:01 WIB Penyuluhan
Pelatihan Penguatan Kelembagaan Petani (Sekolah Lapang) Tembakau

Pelatihan Penguatan Kelembagaan Petani (Sekolah Lapang) Tembakau

Senin, 13 Juli 2026 bertempat di kediaman Bapak Puji Utomo dilaksanakan Pelatihan Penguatan Kelembagaan Petani (SL) Tembakau untuk wilayah Kecamatan Kemiri. Kegiatan dibuka oleh Koordinator BPP Kecamatan Kemiri yang menyampaikan bahwa keberhasilan budidaya tembakau tidak hanya ditentukan selama masa pertumbuhan tanaman, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh ketepatan waktu panen dan penanganan pascapanen.

Penyampaian materi oleh narasumber, Umul Khasunah, SP., MAP tentang panen dan pasca panen tembakau. 

Narasumber menjelaskan teknik pemanenan dilakukan secara bertahap (petikan bawah hingga atas) sesuai tingkat kemasakan daun. Panen sebaiknya dilakukan pada pagi hari setelah embun mengering atau sore hari untuk menjaga kualitas daun. Daun yang dipanen harus diperlakukan secara hati-hati agar tidak robek maupun memar.

Materi kemudian dilanjutkan mengenai penanganan pascapanen yang meliputi sortasi daun berdasarkan tingkat kemasakan dan kualitas, pemeraman apabila diperlukan, penggulungan atau perajangan sesuai kebutuhan, proses pengeringan, hingga penyimpanan. Dijelaskan bahwa proses pengeringan harus berlangsung merata dengan sirkulasi udara yang baik sehingga diperoleh kadar air yang sesuai dan warna daun tetap cerah.

Ketua APTI Kabupaten Purworejo, Bapak Mulyanto, memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Berbekal pengalaman panjang sebagai petani tembakau, ia berbagi kisah nyata tentang perjalanan membangun usaha tani, menghadapi dinamika harga, hingga pentingnya menjaga kualitas produk agar memiliki daya saing. Tantangan petani saat ini bukan hanya menghasilkan panen yang banyak, tetapi mampu menghasilkan tembakau yang memenuhi standar mutu pasar.

Peserta sepakat menerapkan teknik panen sesuai tingkat kemasakan daun. Penanganan pascapanen akan dilakukan sesuai anjuran narasumber agar mutu tembakau tetap terjaga.



 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung