- SURVEY KE PETERNAKAN AYAM PETELUR
- Monitoring PPTS, Sinergi DKPP dan PPL Kec. Butuh Pastikan Pasokan Pupuk Bersubsidi Aman
- Purworejo Jadi Tuan Rumah Pembinaan Produsen Benih Hortikultura Se-Jawa Tengah
- Seleksi Perdana Hibah Domba Dimulai, DKPP Purworejo Pastikan Ternak Berkualitas Siap Disalurkan
- PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KUANTITAS BANTUAN PANGAN BERAS PERIODE BULAN JULI-SEPTEMBER 2026 DI GUDANG BULOG BUTUH
- Kunjungi Kelompok Tani Makaryo Wonosari, Ditjen Hortikultura Bersama DKPP dan PPL Lakukan Verifikasi CPCL
- GERAKAN PANGAN MURAH KEMBALI MERIAHKAN ALUN-ALUN PURWOREJO DALAM RANGKAIAN KEGIATAN GEMAR TAHUN 2026
- Mendukung Mutu Benih Tembakau: DKPP Purworejo Bersama BPSB Jawa Tengah Lakukan Pemeriksaan Lapangan di Desa Rowobayem
- DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Hibah Sejak Awal Melalui Seleksi Ketat Kambing Jawa Randu
- Tingkatkan Akurasi Data Hasil Panen, DKPP Purworejo Bersama PPL dan Pemdes Kesugihan Gelar Kegiatan Ubinan Padi
Kelompok Tani Arso Basuki Sepakati MT II Serentak, Bahas Antisipasi Hama dan Penyakit Padi

Kelompok Tani Arso Basuki Sepakati MT II Serentak, Bahas Antisipasi Hama dan Penyakit Padi
Puspo – Kelompok Tani Arso Basuki Desa Puspo, Kecamatan Bruno, menggelar pertemuan kelompok pada Kamis, 22 Januari 2026, bertempat di Rumah Ketua Kelompok Tani Arso Basuki Desa Puspo, Bapak Wahono. Pertemuan ini membahas penentuan awal Musim Tanam (MT) II secara serentak serta antisipasi hama dan penyakit tanaman padi.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh anggota Kelompok Tani Arso Basuki, perwakilan Pemerintah Desa Puspo, Tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Bruno, serta petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).
Ketua Kelompok Tani Arso Basuki, Wahono menyampaikan bahwa kesepakatan tanam serentak merupakan langkah penting untuk meningkatkan hasil panen dan menekan serangan hama.
“Dengan tanam serentak pada MT II, kami berharap siklus hama bisa ditekan dan produktivitas padi petani meningkat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, petugas POPT DKPP, Sugiyo, memberikan materi terkait hama dan penyakit padi yang berpotensi muncul pada MT II, seperti wereng, penggerek batang, dan penyakit blas serta tikus. Petugas juga menekankan pentingnya pengamatan rutin dan penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT)..
“Petani diharapkan lebih aktif melakukan pengamatan sejak dini dan tidak terlambat dalam pengendalian agar serangan hama tidak meluas,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, “ dengan melaksanakan tanam secara serempak hal ini sebagai langkah strategis dalam memutus siklus hama dan penyakit serta meningkatkan produktivitas dan keberhasilan usahatani budidaya padi.”
Petugas POPT juga memberikan arahan terkait langkah-langkah pengendalian yang tepat, seperti pengamatan rutin di lahan, penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT), serta penggunaan pestisida secara bijak dan sesuai rekomendasi
Sementara itu, Duwi Hartoto, S.ST Koordinator BPP Bruno menegaskan bahwa koordinasi antarpetani menjadi kunci keberhasilan MT II.
“Kekompakan dalam tanam serentak dan pengelolaan tanaman sangat menentukan keberhasilan produksi padi di wilayah ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia menegaskan “bahwa koordinasi dan kekompakan antarpetani sangat penting dan mutlak diperlukan dalam pelaksanaan tanam serentak, hal ini agar pengelolaan tanaman padi dapat berjalan optimal.
Sedangkan PPL Wibi Desa Puspo, Musti Widianingrum, A.Md menyoroti peran dan dukungan Pemdes demi berjalanya kegiatan MT II ini agar sesuai rencana.
“Bahwa itu dukungan penuh dari Pemerintah Desa Puspo juga diharapkan dapat memperkuat kegiatan pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah desa.’ ujarnya
Pertemuan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para petani menyampaikan berbagai kendala di lapangan dan mendapatkan solusi langsung dari petugas terkait. Melalui pertemuan ini, diharapkan pelaksanaan MT II di Kelompok Tani Arso Basuki dapat berjalan optimal dan mendukung peningkatan kesejahteraan petani Desa Puspo, dan Kecamatan Bruno pada umumnya.






