BPP Bruno dan POPT melakukan Monitoring Pertanaman Padi Gogo di KT Buwana Jaya Kambangan Bruno

By DINPPKP 23 Jan 2026, 13:03:11 WIB Penyuluhan
BPP Bruno dan POPT melakukan Monitoring Pertanaman Padi Gogo di KT Buwana Jaya Kambangan Bruno

BPP Bruno dan POPT melakukan Monitoring Pertanaman Padi Gogo di KT Buwana Jaya Kambangan Bruno

Kambangan (Kamis, 7 Januari 2026). Demi tingkatkan hasil padi gogo, TIM PPL BPP Bruno dan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) bersama kelompok tani Buwana Jaya Desa Kambangan melaksanakan kegiatan monitoring dan pengamatan tanaman padi gogo di Desa Kambangan, Kecamatan Bruno, yang ditanam di KT Buwana Jaya. 

Pendampingan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah kepada masyarakat, khususnya kelompok tani, dalam rangka meningkatkan produksi padi gogo agar tercapai ketahanan pangan di wilayah desa Kambangan. Langkah ini adalah komitmen nyata menuju swasembada pangan dengan memaksimalkan lahan kering yang ada.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Kambangan, Koordinator BPP Bruno, PPL Wibi Kambangan dan TIM BPP Bruno, Petugas POPT dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Kelompok tani desa Buwana Jaya dan Perangkat Desa Kambangan.

Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi pertanaman padi gogo di lahan kelompok tani serta memberikan arahan kepada petani terkait perawatan yang tepat agar hasil panen dapat optimal. 

Dalam kesempatan tersebut, Koordinator PPL BPP Bruno, Duwi Hartoto, S.ST memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam menjaga dan memelihara tanaman padi Gogo. “Kehadiran kami untuk memberikan dukungan penuh kepada para petani. Kami berharap pendampingan ini dapat membantu meningkatkan produktivitas hasil panen dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya

Sugiyo, petugas POPT melaporkan bahwa pertumbuhan tanaman padi gogo secara umum cukup baik. Namun, ditemukan adanya gulma yang tumbuh di sekitar tanaman.

“Perlu perhatian serius untuk masalah gulma, harus segera dilakukan penyiangan dan pembersihan gulma agar tidak terjadi persaingan penyerapan unsur hara antara tanaman padi dan gulma dan untuk menunjang pertumbuhan tanaman lebih baik lagi. 

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa “Langkah ini disamping untuk menghindari persaingan penyerapan unsur hara juga bertujuan untuk mengurangi ledakan serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Gulma bisa menjadi tempat yang nyaman untuk berkembang biaknya OPT tanaman padi”

PPL Wibi Kambangan Hari Prabowo, S.TP, menambahkan agar segera dilakukan pemupukan. 

“ ini umur tanaman sudah 30 HST benih sehingga harus segera dilakukan pemupukan susulan II’

Pemupukan  yang tepat diharapkan dapat memperbaiki kondisi tanaman sehingga pertumbuhan tanaman menjadi sehat dan produktif. Petani menyambut baik arahan tersebut dan segera menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan budidaya padi gogo di wilayah Desa Kambangan Kecamatan Bruno


Masyarakat menyambut baik pendampingan dan mengapresiasi perhatian pemerintah melaui petugas dilapangan terhadap kebutuhan petani di wilayah desa Kambangan

Pendampingan seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan sebagai bentuk sinergi antara BPP Bruno, Pemdes Kambangan dan masyarakat dalam meningkatkan sektor pertanian, yang merupakan pilar utama perekonomian di bangsa..





Berita Purworejo

Counter Pengunjung