- Jamin Aspek ASUH, Daging Sapi dari RPH Kutoarjo Kantongi Sertifikat Halal dan NKV
- KWT Mugi Rahayu Kelurahan Lugosobo Bagikan Bibit Cabai dan Terong untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga
- Jaring Tangguh: Perkuat Literasi Iklim dan Ketahanan Pangan Petani Desa Krandegan
- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
Vaksinasi PMK cegah penularan Virus pada ternak

GRABAG NEWS – Upaya pencegahan penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan ternak masih gencar dilaksanakan. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo menurunkan tim untuk melaksanakan vaksinasi dosis kedua terhadap puluhan sapi yang ada di Desa Ukirsari, Grabag, Kamis (24/11/2022).
Di bawah koordinasi ketua tim, drh. Amat Kosim, tim pun menyasar kandang sapi di Desa Ukirsari. Beliau menerangkan, ada 72 sapi yang menjadi sasaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari koramil dan penyuluh pertanian didampingi perangkat desa Ukirsari
"Ada beberapa titik vaksinasi yang dikunjungi oleh tim vaksinator, yaitu di kandang peternakan sapi milik 55 warga, sehingga kita bagi tim menjadi 2 agar efektif dan efisien," ungkap beliau.
Pada pemberian vaksin PMK dosis pertama, umumnya tidak ada efek dan gejala serius yang dialami hewan ternak. Efek pada umumnya demam, tapi sampai saat ini setelah dosis pertama tidak ada laporan dampak yang serius.
Terkait dengan kasus PMK, di Desa Ukirsari dari hasil tim monitoring untuk saat ini tidak ditemukan adanya hewan ternak yang terjangkit PMK. Vaksinasi bertujuan untuk membentuk antibodi pada sapi, karena sesuai pengalaman yang ditemui di lapangan sapi yang sudah disuntik vaksin sudah memiliki kekebalan sehingga tidak mudah tertular virus PMK.
Untuk masyarakat yang hewannya belum terdata mendapatkan jatah vaksin, drh. Amat Kosim menghimbau untuk tidak khawatir, karena pemerintah sudah menyediakan vaksin dan menjamin stok vaksin cukup untuk mengakomodir seluruh sapi sehat yang ada di Kabupaten Purworejo.
Pengirim : Umul Khasunah, PPL BPP Grabag






