- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan

Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
Bruno, Purworejo – Upaya menjaga produktivitas tanaman tembakau terus dilakukan melalui kegiatan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Hama Ulat Grayak dan Kutu Kebul yang dilaksanakan di lahan tembakau milik Kelompok Tani (KT) Buwana Jaya, Desa Kambangan, Kecamatan Bruno*, pada Rabu (17/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan teknis dalam pelaksanaan Program Intensifikasi Tembakau yang didanai melalui APBD Provinsi Jawa Tengah. Gerdal dilaksanakan secara terpadu melalui kerja sama antara Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Bruno, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Bruno, Pemerintah Desa Kambangan, dan Kelompok Tani Buwana Jaya.
Gerakan pengendalian dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap serangan ulat grayak dan kutu kebul yang berpotensi menurunkan pertumbuhan, kualitas, serta hasil produksi tembakau. Melalui kegiatan ini, petani diajak untuk melakukan pengamatan rutin serta menerapkan tindakan pengendalian sesuai rekomendasi teknis agar populasi hama dapat ditekan sejak dini.
Koordinator kegiatan Gerdal, Sugiyo, menyampaikan bahwa pengendalian hama secara serentak dan berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kesehatan tanaman tembakau.
> "Ulat grayak dan kutu kebul merupakan hama yang perlu diwaspadai karena dapat berkembang dengan cepat apabila tidak segera dikendalikan. Oleh karena itu, pengamatan rutin dan gerakan pengendalian secara bersama-sama sangat penting dilakukan agar serangan tidak meluas dan tidak menimbulkan kerugian bagi petani," ujar Sugiyo di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, keberhasilan pengendalian hama tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas teknis, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh petani dalam satu hamparan pertanaman.
> "Melalui kegiatan ini kami berharap petani semakin memahami pentingnya penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Dengan tanaman yang sehat, produktivitas dan kualitas tembakau dapat meningkat sehingga tujuan Program Intensifikasi Tembakau dapat tercapai secara optimal," tambahnya.
Sementara itu, petugas pendamping lapangan menegaskan bahwa kegiatan gerdal merupakan salah satu bentuk perlindungan tanaman yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan usaha tani tembakau. Selain menekan populasi hama, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi petani untuk meningkatkan kemampuan dalam mengenali gejala serangan OPT dan menentukan langkah pengendalian yang tepat.
Dengan adanya sinergi antara petani, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan petugas POPT, diharapkan pertanaman tembakau di Desa Kambangan dapat tumbuh optimal, menghasilkan produk berkualitas, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.
*Kontributor:* POPT dan PPL Kecamatan Bruno
*Lokasi:* KT Buwana Jaya, Desa Kambangan, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo
*Program:* Intensifikasi Tembakau APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.





