Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Cangkrep Lor Kabupaten Purworejo

By DINPPKP 17 Mar 2026, 14:20:54 WIB Kegiatan
Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Cangkrep Lor Kabupaten Purworejo

Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Cangkrep Lor Kabupaten Purworejo


Pada hari Senin tanggal 16 Maret tahun 2026, sebuah langkah nyata penuh dedikasi telah dilaksanakan di wilayah Kelurahan Cangkrep Lor, Kecamatan Purworejo. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan wujud kepedulian kolektif dalam memutus mata rantai stunting demi mewujudkan generasi emas di masa depan.

Bertempat di kediaman keluarga Bapak Hana Wangsit dan Ibu Kholwati, yang beralamat di RT 02 / RW 03, Cangkrep Lor, telah dilaksanakan kunjungan lapangan (home visit) sekaligus penyaluran bantuan gizi spesifik untuk ananda tercinta, Elchan Muhammad Athaya.

Kegiatan ini diinisiasi dan dipimpin langsung oleh Ibu Ariati selaku Ketua KWT Tunas Asri Silagar bersama dengan Ibu Nila dan Ibu Bakti Woro Haryanti, SP, selaku Koordinator PPL Kecamatan Purworejo.

Melalui semangat kemandirian pangan, KWT Tunas Asri Silagar menyerahkan paket bantuan gizi seimbang yang dikemas secara apik. Bantuan ini dipilih berdasarkan kebutuhan nutrisi makro dan mikro untuk menunjang tumbuh kembang balita dan gizi ibu menyusui, yang terdiri dari: Sumber Protein & Lemak: 1 Kilogram Telur Ayam segar dan 1 Liter Minyak Goreng. Karbohidrat & Penyegar: 1 Kilogram Gula Pasir dan 1 pack Teh. Hasil Bumi & Olahan Lokal: 1 pack Kering Tempe (sumber protein nabati), 1 ikat Kacang Panjang, serta 1 Kilogram Timun segar sebagai asupan serat. Pemberian makanan tambahan ini diberikan sebagai langkah nyata intervensi stunting KWT Tunas Asri Silagar selaku penerima kegiatan Pekarangan Pangan Lestari Tahun 2025 dari DKPP Purworejo.

Kunjungan diawali dengan dialog hangat bersama orang tua ananda Elchan Muhammad Athaya. Ibu Ariati beserta tim memberikan motivasi serta edukasi mengenai pentingnya asupan protein hewani dan pemanfaatan sayuran segar dari hasil kebun. Ibu Bakti Woro haryanti, SP juga menekankan bahwa penanganan stunting memerlukan kolaborasi antara ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga dengan pola asuh yang tepat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat, penuh kekeluargaan, dan menerapkan standar komunikasi persuasif.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung