- SERENTAK! PETANI DESA MAJIR KENDALIKAN HAMA WERENG BATANG COKELAT PADA TANAMAN PADI
- Melangkah Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan: Sinergi DKPP dan Kelompok Tani Rimba Sari di Desa Pamriyan
- Dari Kandang ke Produk Bernilai Jual, Peternak Kambing Kaligesing Dibekali Strategi Pengembangan Susu Kambing
- Dari Analisa Usaha hingga Fermentasi Pakan, Peternak Purworejo Digembleng Seharian
- Kegiatan Gerakan Pengendalian Hama Wereng pada Tanaman Padi
- PENAS KTNA XVII GORONTALO
- Peserta SL Pantau Pertumbuhan Tembakau, Demplot SL Tunjukkan Perkembangan Menggembirakan
- GERDAL HAMA WERENG BATANG COKELAT (WBC) DI DESA PEPE, KECAMATAN PITURUH
- GERDAL HAMA TIKUS DI DESA SEMAWUNG PUWOREJO, TEKAN POPULASI HAMA YANG MERESAHKAN PETANI
- SEKOLAH LAPANG TEMBAKAU
Sambut Hibah Sapi 2026, DKPP Purworejo Bekali Kelompok Tani Lewat Sosialisasi Pradroping

Sambut Hibah Sapi 2026, DKPP Purworejo Bekali Kelompok Tani Lewat Sosialisasi Pradroping
Purworejo — Menjelang penyaluran bantuan ternak sapi tahun 2026, Bidang Sarana dan Perlindungan Pertanian (Sarlintan) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan sosialisasi dan pembekalan pradroping hibah ternak sapi bagi kelompok tani penerima.
Kegiatan ini diikuti oleh kelompok tani penerima hibah tahun 2026 yang hadir bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari masing-masing desa sebagai pendamping. Kehadiran PPL menjadi bagian penting dalam memastikan proses pendampingan teknis dapat berjalan optimal sejak sebelum ternak disalurkan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman terkait aturan pelaksanaan hibah tahun 2026, mulai dari kewajiban penerima, mekanisme pengelolaan ternak, hingga aspek administrasi yang harus dipenuhi. Selain itu, peserta juga dibekali materi teknis yang aplikatif, meliputi manajemen budidaya ternak sapi, manajemen kesehatan ternak, serta manajemen reproduksi yang disampaikan langsung oleh tenaga dokter hewan.
Pembekalan ini dirancang agar kelompok tani tidak hanya siap menerima bantuan, tetapi juga mampu mengelola ternak secara benar, efektif, dan berkelanjutan. Dengan pengetahuan yang diberikan, diharapkan potensi kegagalan dapat diminimalkan dan produktivitas ternak dapat meningkat.
Kegiatan sosialisasi dan pembekalan pradroping ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa bantuan hibah sapi tahun 2026 tidak sekadar tersalurkan, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata. Melalui kesiapan pengetahuan, keterampilan, dan pendampingan yang baik, kelompok tani diharapkan mampu mengembangkan usaha peternakan secara mandiri serta meningkatkan kesejahteraan anggotanya.






