- PENYERAHAN SIMBOLIS CPP ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026 OLEH BUPATI PURWOREJO
- Siap Kelola Kambing Kaligesing, 29 Kelompok Tani Ikuti Pembekalan Pradroping Hibah 2026
- PERCEPATAN PELAKSANAAN KEGIATAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI TERSIER APBN TA. 2026
- Distanak Jateng Laksanakan Monev GAP Tembakau di Desa Kambangan
- Sekolah Lapang Tembakau 2026 Resmi Dibuka, Petani Kambangan Siap Tingkatkan Kualitas dan Produktivitas
- UBAH PEKARANGAN JADI SUMBER PANGAN, DKPP PURWOREJO DAN BPP PITURUH GELAR PELATIHAN PEMANFAATAN PEKARANGAN DI DESA KALIGINTUNG KECAMATAN PITURUH
- Ngirit, Sehat, Lan Mantep, Petani Loning Jajal Agensia Hayati
- Sambut Hibah Sapi 2026, DKPP Purworejo Bekali Kelompok Tani Lewat Sosialisasi Pradroping
- Praktek pembuatan emposan tikus di BPP Gebang , Purworejo
- Gerakan Pengendalian Tikus Serentak di Tiga Desa Kecamatan Bayan
Sekolah Lapang Tembakau 2026 Resmi Dibuka, Petani Kambangan Siap Tingkatkan Kualitas dan Produktivitas

Sekolah Lapang Tembakau 2026 Resmi Dibuka, Petani Kambangan Siap Tingkatkan Kualitas dan Produktivitas
Kambangan, Bruno — Upaya peningkatan kapasitas petani tembakau kembali digencarkan melalui kegiatan Sekolah Lapang (SL) Tembakau Tahun 2026 yang secara resmi dibuka pada Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah Ketua Kelompok Tani Makmur Tani, Desa Kambangan, Kecamatan Bruno.
Sebanyak 25 orang peserta yang seluruhnya merupakan anggota Kelompok Tani Makmur Tani turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Sekolah Lapang ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran langsung di lapangan bagi petani dalam menerapkan teknik budidaya tembakau yang baik dan berkelanjutan.
Pembukaan kegiatan SL Tembakau dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, yaitu staf Bidang Prasarana, Sarana, dan Penyuluhan Pertanian (Prasluhtan), Bapak Widodo dan Bapak Sugito. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa Sekolah Lapang menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani, khususnya dalam menghadapi tantangan budidaya tembakau yang semakin kompleks.
Ketua Kelompok Tani Makmur Tani, Nur Sodik, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap kegiatan ini. “Kami sangat menyambut baik adanya Sekolah Lapang Tembakau ini. Dengan adanya pendampingan langsung seperti ini, kami para petani bisa lebih memahami teknik budidaya yang benar, mulai dari penanaman hingga pascapanen. Harapannya, hasil panen kami ke depan bisa lebih berkualitas dan bernilai jual tinggi,” ungkapnya.
Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kambangan, Hari Prabowo, menegaskan bahwa kegiatan Sekolah Lapang merupakan metode pembelajaran yang efektif bagi petani. “Sekolah Lapang ini tidak hanya teori, tetapi lebih banyak praktik langsung di lapangan. Kami berharap para petani bisa aktif mengikuti setiap tahapan kegiatan, sehingga ilmu yang didapat benar-benar bisa diterapkan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas tembakau,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Bruno, Pemerintah Desa Kambangan, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama dari Desa Karanggedang. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas tembakau yang menjadi salah satu andalan di wilayah tersebut.
Dengan dimulainya Sekolah Lapang Tembakau 2026, diharapkan para petani mampu mengadopsi teknologi dan praktik budidaya yang lebih baik, sehingga dapat meningkatkan produktivitas, kualitas hasil, serta kesejahteraan petani secara berkelanjutan


.jpeg)



