- SEKOLAH LAPANG TEMBAKAU
- Jamin Aspek ASUH, Daging Sapi dari RPH Kutoarjo Kantongi Sertifikat Halal dan NKV
- KWT Mugi Rahayu Kelurahan Lugosobo Bagikan Bibit Cabai dan Terong untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga
- Jaring Tangguh: Perkuat Literasi Iklim dan Ketahanan Pangan Petani Desa Krandegan
- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
Tingkatkan Intesifikasi Tanaman Kopi dengan Pupuk Organik Cair (POC)

Tingkatkan Intesifikasi Tanaman Kopi dengan
Pupuk Organik Cair (POC)
(Selasa 1/11/2022) sebanyak empat kelompok tani di wilayah Kecamatan Bruno yaitu Kelompok Tani Harapan Jaya desa Gunungcondong, Argo Mulyo 2 desa Kemranggen, Buwana Jaya desa Kambangan, Sido Maju desa Giyombong memperoleh bantuan hibah pupuk organik cair (POC) dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia masing – masing memperoleh sebanyak 40 liter POC untuk luasan 4 Ha.
Menurut Paino (Ketua Kelompok tani Argo Mulyo 2) salah satu kelompok yang menerima bantuan ini merasa senang memperoleh perhatian dari pemerintah dalam hal pemeliharaan tanaman kopi dan diharapkan akan banyak sekali manfaatnya untuk tanaman tersebut.
Pupuk organik cair mempunyai beragam manfaat diantaranya akan membantu memperbaiki struktur dari tanah, menambah permeabilitas tanah dan meminimalisir ketergantungan lahan pada penggunaan pupuk anorganik. Selain itu manfaat pupuk organik cair lainnya adalah bisa digunakan sebagai sumber pakan bagi mikroorganisme tanah.
“Pemberian bantuan POC ini merupakan rangkaian kegiatan untuk intensifikasi tanaman kopi robusta yang bersumber langsung dari dana APBN. Selain memperoleh POC, kelompok tani direncanakan juga mendapatkan knapsack sprayer. Dengan bantuan POC dan sprayer diharapkan dapat meningkatkan kualitas tanaman dan kopi yang dihasilkan.” Ucap Nurman, Koordinator Penyuluh Kecamatan Bruno.
Pengirim : Musti Widyaningrum, A.Md BPP Kecamatan Bruno






