- FFD PPHT PADI GAPOKTAN AGRO MULYO PURWOREJO SUKSES DIGELAR
- DKPP Purworejo Lakukan Verval Bantuan CPPD Bagi 50 KK Terdampak Puso di Cangkrep Lor
- DKPP PURWOREJO GANDENG FOUNDER RUMAH MOCAF INDONESIA DORONG POTENSI PEMASARAN TEPUNG MOCAF
- SHARING SESSION #2 UPT PUSKESWAN BERSAMA KTNA KECAMATAN GEBANG
- Evaluasi SL Tembakau KT Rukun Tani Gowong, Perkuat Kelembagaan dan Peran Petani
- KT Rukun Tani Gowong Siapkan 2.000 m² untuk Budidaya Bawang Merah Varietas Tajuk
- PENYALURAN BANTUAN PEMERINTAH Pengembangan Ayam Petelur di Kelompok Tani Sumber Makmur desa Tersidilor Kecamatan Pituruh
- Menjaga Genetik Unggulan Purworejo, Seleksi Hibah Kambing Kaligesing Kembali Digelar
- Temu Lapang PHT Gapoktan Argo Mulyo Desa Cangkrepkidul, Petani Purworejo Siap Bentuk Regu Pengendali Hama
- Seleksi Terakhir Rampung, 51 Kelompok Purworejo Kembangkan Kambing Jawa Randu
SEKOLAH LAPANG TEMBAKAU

DKPP ADAKAN SEKOLAH LAPANG TEMBAKAU DI KECAMATAN BAGELEN
Kalirejo - Kelompok Tani Ngudi Rejo Desa Kalirejo kembali melaksanakan kegiatan Pelatihan Penguatan Kelembagaan Petanu (Sekolah Lapang) Tembakau pada Hari Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan yang bertempat di rumah Ibu Rudisih selaku Kepala Dusun Kahuripan ini dihadiri oleh 25 orang peserta sekolah lapang yang terdiri dari anggota kelompok tani dan petani tembakau setempat.
Kegiatan sekolah lapang dipandu oleh drh. Nurani Utaminingputri dan Dyah Puspita Riyaningtyas, S.P. dengan materi utama mengenai pengenalan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada tanaman tembakau serta upaya pengendaliannya. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai jenis OPT yang umum menyerang tanaman tembakau, mulai dari hama hingga penyakit yang dapat menyebabkan penurunan pertumbuhan dan kualitas hasil panen apabila tidak dikendalikan secara tepat.
Selain mengenali jenis dan gejala serangan OPT, peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai berbagai metode pengendalian yang dapat diterapkan di lapangan. Pengendalian tersebut meliputi penggunaan pestisida kimia secara bijaksana sesuai dosis dan anjuran, serta pemanfaatan pestisida nabati yang berasal dari bahan-bahan alami yang mudah diperoleh di sekitar lingkungan petani. Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung penerapan budidaya tembakau yang lebih efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab dan diskusi mengenai permasalahan OPT yang selama ini dihadapi petani di lahan masing-masing. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait teknik pengendalian yang tepat dan aman, baik menggunakan pestisida kimia maupun pestisida nabati.
Melalui kegiatan Sekolah Lapang Tembakau ini, diharapkan anggota Kelompok Tani Ngudi Rejo semakin memahami pentingnya pengendalian OPT secara terpadu sehingga mampu menjaga kesehatan tanaman, meningkatkan produktivitas, serta menghasilkan tembakau yang berkualitas tinggi dan berdaya saing.






