- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
SELAPANAN DESA, PERSIAPAN MT I TAHUN 2024/2025 DESA TEGALAREN KECAMATAN PURWODADI

SELAPANAN DESA, PERSIAPAN MT I TAHUN 2024/2025
DESA TEGALAREN KECAMATAN PURWODADI
Bulan
November ini sudah memasuki musim tanam I Tahun 2024/2025 di wilayah Kecamatan
Purwodadi Kabupaten Purworejo. Hal ini tentunya juga didukung dengan mulai
turunnya hujan sepanjang waktu. Sesuai dengan program pertanian saat ini yaitu
program Ketahanan Pangan dengan percepatan tanam di MT I khususnya komoditas
padi, Desa Tegalaren mengadakan pertemuan Gapoktan yang difasilitasi oleh
Pemerintah Desa. Pertemuan ini biasa disebut dengan selapanan Desa.
Selapanan
Desa di Desa Tegalaren diadakan pada hari Senin tanggal 4 November 2024 di
Balai Pertemuan Desa Tegalaren. Selapanan Desa ini dihadiri oleh Camat
Purwodadi, Babinkantibmas Polsek Purwodadi, Babinsa Koramil Purwodadi, Kepala
UPT PJI Purwodadi, Pendamping Desa, Koordinator PPL BPP Purwodadi, PPL Wibi
Desa Tegalaren. Dalam Pertemuan Selapan Desa ini, Koordinator PPL BPP Purwodadi
menyampaikan terkait dengan persiapan Musim Tanam (MT) I yaitu mengenai masalah
pupuk bersubsidi. Setiap tahun kelompok tani harus melakukan penyusunan RDKK
Pupuk Bersubsidi yang selanjutnya akan diunggah dalam e-RDKK. Dalam penyusunan
RDKK yang bisa mengajukan pupuk bersubsidi adalah petani yang tergabung dalam
kelompok tani dengan luasan garapan maksimal 2 ha. Komoditas yang mendapatkan
pupuk bersubsidi ada 9 komoditas yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang
merah, bawang putih, kopi,kakao, dan tebu.
Sedangkan dosis pupuk per komoditas sesuai rekomendasi. Untuk penebusan
pupuk bersubsidi saat ini selain menggunakan kartu tani sekarang bisa
menggunakan KTP asalkan petani terdaftar dalam e-RDKK. Penebusan dengan
menggunakan KTP yang wajib datang ke KPL adalah petani yang bersangkutan,
apabila diwakilkan harus menggunakan surat kuasa.
Sementara
itu Camat Purwodadi yang diwakili oleh Kasie Pembangunan menyampaikan terkait pemupukan,
mendorong kepada petani untuk menggunakan pupuk organik yang bisa dibuat
sendiri dari bahan-bahan disekitar kita. Juga menyampaikan bahwa dana desa
untuk ketahanan pangan bisa digunakan untuk pemberdayaan seperti pelatihan
pembuatan pupuk organik agar peani tidak tergantung dengan pupuk kimia dan juga
dapat memperbaiki kesuburan dan kesehatan tanah.
Dalam
kesempatan Selapanan Desa untuk persiapan musim Tanam I ini, Kepala Desa
Tegalaren menyampaikan program-program Pemerintah Desa yang sudah dilaksanakan.
Dari anggaran dana desa untuk ketahanan pangan Pemdes Tegalaren sudah
melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya peningkatan Jalan Usaha Tani,
pengadaan benih padi varietas ciherang, dan pengadaan bibit tanaman pekarangan,
pengadaan jaringan listrik pertanian 11 titik untuk sumur sibel. Pada
kesempatan ini juga dilakukan pembagian benih kepada warga Desa Tegalaren
dengan varietas Ciherang. Setiap KK mendapat 10 kg benih.
Pada
Musyawarah Selapanan Desa ini juga dibahas mengenai waktu mulai sebar benih.
Sebar benih bisa dilakukan setelah musyawarah selapanan desa sampai seminggu ke
depan dan tempat persemaian di lahan masing-masing. Dalam musyawarah Selapanan
Desa ini disepakati mengenai harga upah buruh baik buruh tanam, daud, nyemprot,
mupuk. Juga disepakati biaya traktor. Dengan adanya kesepakatan ini diharapkan
untuk musim tanam ini bisa berjalan
dengan lancar dan mendapatkan hasil yang baik.
Musayawarah
Persiapan MT I atau yang biasa disebut dengan Selapanan Desa ini menunjukkan
adanya kerjasama yang baik antara petani, kelompok tani, Gapoktan, Pemerintah
Desa dan instansi terkait. Dengan adanya selapanan desa ini diharapkan semua
kegiatan yang berhubungan dengan pertanian dapat terencana dengan baik dengan
didukung dari keterlibatan pemerintah desa terutama dukungan dana desa untuk
ketahanan pangan sehingga dapat meningkatkan produktvitas dan pendapatan petani
yang pada akhirnya akan mendukung swasembada pangan nasional.
Pengirim :
Nani Haryani S, S.P.
PPL BPP Kecamatan Purwodadi






