- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
- DKPP Gelar Rakor Pengawasan Hewan Kurban 2026, Tekankan Kelayakan dan Higienitas untuk Hasilkan Daging ASUH
- Pastikan Sapi Kurban Presiden Sehat dan Layak, DKPP Purworejo Lakukan Pemeriksaan Langsung di Lokasi
- SAMBUT HARI RAYA IDUL ADHA 1447 H, GERAKAN PANGAN MURAH SASAR DESA RENTAN RAWAN PANGAN DI KECAMATAN LOANO KABUPATEN PURWOREJO
Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo

Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima
Kecamatan Kabupaten Purworejo
Purworejo, 2 Juni 2026 – Dalam upaya menekan populasi hama tikus
yang berpotensi menyebabkan kerusakan tanaman padi, telah dilaksanakan Gerakan
Pengendalian Tikus Serempak pada hari Selasa, 2 Juni 2026, di lima
kecamatan wilayah Kabupaten Purworejo, yaitu Kecamatan Loano, Gebang,
Purworejo, Banyuurip, dan Bruno.
Kegiatan gerakan pengendalian ini melibatkan petani, kelompok tani, penyuluh
pertanian lapangan (PPL), Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan
(POPT), serta unsur terkait lainnya. Pengendalian dilakukan secara serempak
untuk meningkatkan efektivitas pengendalian populasi tikus yang selama ini
menjadi salah satu Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) utama pada tanaman padi.
Metode pengendalian yang diterapkan antara lain pengemposan sarang tikus menggunakan belerang, pemasangan dan penggunaan rodentisida, serta penutupan lubang-lubang aktif tikus di areal persawahan. Pelaksanaan pengendalian secara serempak merupakan salah satu strategi yang direkomendasikan dalam pengendalian hama tikus karena dapat menekan populasi secara lebih efektif dibandingkan pelaksanaan secara parsial.
Bahan pengendali yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi belerang dan Brankus 57 PS yang merupakan bantuan dari Satuan Pelayanan Pelindungan Tanaman Wilayah Kedu, serta Kresnakum yang merupakan bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo. Bantuan sarana pengendalian tersebut diharapkan dapat mendukung upaya petani dalam mengurangi tingkat serangan hama tikus pada musim tanam berjalan.
Koordinasi dan sinergi antarpetani serta petugas lapangan menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengendalian hama tikus. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga produktivitas tanaman padi dan mendukung ketahanan pangan daerah melalui penerapan prinsip pengendalian OPT yang terpadu dan berkelanjutan. Pengendalian tikus secara serempak diketahui menjadi salah satu metode yang efektif untuk mengurangi populasi tikus dan mencegah kerusakan tanaman secara lebih luas.
Melalui kegiatan Gerakan Pengendalian Tikus Serempak ini,
diharapkan populasi hama tikus di wilayah Kabupaten Purworejo dapat ditekan
sehingga pertumbuhan tanaman padi tetap optimal dan hasil panen petani dapat
terjaga dengan baik.
Tim Pelaksana
Gerakan Pengendalian Tikus Serempak
Kabupaten Purworejo
2 Juni 2025





