- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
RESTORASI MEIJI ALA KELOMPOK TANI \"RUKUN TANI\" GOWONG

RESTORASI MEIJI ALA KELOMPOK TANI "RUKUN TANI" GOWONG
______________
# Sutoyo : Penyuluh Pertanian, Pegiat Literasi, dan Pemerhati Pemberdayaan Petani
# Bruno semakin menyala
______________
Purworejo, Jumat, 14 Februari 2025
Bertempat di Aula A Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo (DKPP), empat orang perwakilan dari Kelompok Tani (Poktan) "Rukun Tani" Desa Gowong, Kecamatan Bruno, dengan antusias mengikuti acara "Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Penerapan Budidaya Tembakau yang Baik Tahun 2025". Meskipun sempat mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah ditetapkan, mereka tetap bersemangat mengikuti acara hingga selesai.
Ketua Poktan, Muh Fatah, menyatakan bahwa saat ini kelompoknya tengah melakukan pembenahan. Sejak dibentuk lebih dari sepuluh tahun lalu, Poktan "Rukun Tani" nyaris hanya menjadi nama tanpa adanya aktivitas sebagaimana seharusnya sebuah organisasi kelompok tani. Bahkan, menurut Rizal, salah satu anggota Poktan, kondisi ini semakin memprihatinkan karena banyak pemuda yang lebih memilih merantau ke kota daripada meneruskan profesi sebagai petani.
Terinspirasi oleh Restorasi Meiji dan semangat Bushido di Jepang, Muh Fatah meyakini bahwa momentum ini dapat menjadi titik balik bagi kelompok taninya.
Restorasi Meiji (1868) merupakan tonggak sejarah penting bagi Jepang, yang menandai peralihan dari sistem feodal di bawah Keshogunan Tokugawa menuju pemerintahan modern yang terpusat di bawah Kaisar Meiji. Peristiwa ini membawa perubahan besar dalam politik, ekonomi, sosial, dan budaya Jepang. Sementara itu, Bushido adalah kode etik samurai yang menekankan nilai-nilai keberanian, kesetiaan, kehormatan, tanggung jawab, dan disiplin diri. Prinsip-prinsip ini terbukti berkontribusi terhadap kemajuan Jepang hingga menjadi salah satu negara maju dan moderen di dunia.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari program Good Agricultural Practice (GAP) yang diselenggarakan atas kerja sama antara Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo, serta mendapat dukungan penuh dari Komisi B DPRD Jawa Tengah.
Mewakili Kepala Distanbun Provinsi Jawa Tengah, Siti Suryani, S.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini didanai oleh Dana Hibah Cukai dan Hasil Tembakau (DHCHT). Dana ini bersumber dari penerimaan cukai hasil tembakau yang dialokasikan pemerintah kepada daerah penghasil tembakau, dengan tujuan mendukung berbagai program pembangunan, terutama yang berkaitan dengan industri tembakau dan masyarakat yang terlibat di dalamnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas DKPP Purworejo, Ir. Siti Lestari, M.M., yang mewakili Kepala DKPP, menekankan bahwa meskipun program Ketahanan Pangan tetap menjadi prioritas utama, pengembangan agribisnis juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, program GAP diharapkan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Turut hadir dalam acara ini, anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Amir Masduki, S.Pd. (PKS) dan Muhaimin (PKB). Kehadiran mereka semakin menambah semangat dan antusiasme peserta, mengingat Komisi B DPRD berkomitmen untuk terus mendorong semua kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani.
______________






