- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
REORGANISASI PENGURUS KTNA KECAMATAN KEMIRI MELANGKAH BERSAMA MENGHADAPI TANTANGAN

REORGANISASI
PENGURUS KTNA KECAMATAN KEMIRI
MELANGKAH
BERSAMA MENGHADAPI TANTANGAN
KEMIRI KEREN NEWS –– Kelompok Kontak
Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Kemiri sukses gelar reorganisasi pengurus
dengan tema “Melangkah Bersama Menghadapi Tantangan”. Acara yang berlangsung
pada Selasa, 19 November 2024 di Aula BPP Kecamatan Kemiri ini, dihadiri oleh
anggota KTNA, perwakilan Kecamatan Kemiri dan Koordinator KJF Dinas Ketahanan
Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo.
Kegiatan diawali
dengan laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya yang disampaikan
oleh Ketua KTNA Kecamatan Kemiri yang diwakili oleh Bapak Suripto. Dalam
sambutannya, ia mengapresiasi kerja keras seluruh anggota selama masa
kepengurusan dan berharap pengurus baru dapat melanjutkan perjuangan untuk
meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.
“Bersama-sama,
kita telah menciptakan berbagai program yang membawa manfaat nyata bagi
masyarakat. Namun, perjalanan ini tidak berhenti di sini. Saya yakin pengurus
baru akan mampu menghadapi tantangan yang lebih besar dan membawa organisasi
ini ke tingkat yang lebih baik,” ujar Suripto.
Melalui proses voting,
Fajar Alwani terpilih sebagai Ketua KTNA Kecamatan Kemiri yang baru
menggantikan Sapto Ade selaku ketua lama. Dalam pidato pertamanya, ia
menekankan pentingnya kerja sama dan inovasi untuk menjawab berbagai tantangan,
seperti perubahan iklim, modernisasi teknologi, dan dinamika pasar.
“Saya
berkomitmen untuk terus mengembangkan KTNA sebagai organisasi yang adaptif dan
progresif. Bersama dengan seluruh anggota, mari kita wujudkan pertanian yang
berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Kecamatan
Kemiri,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Acara ini mendapat
tanggapan positif dari Koordinator KJF Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
Kabupaten Purworejo, Ibu Sri Suharweni, S.PKP, yang memberikan arahan tentang
pentingnya peran KTNA dalam mendukung program ketahanan pangan. Ia menegaskan
bahwa sinergi antara KTNA dan pemerintah sangat diperlukan untuk menghadapi
tantangan di sektor pertanian. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas
terselenggaranya acara ini sebagai bentuk komitmen KTNA untuk terus memperkuat
peran dan kontribusinya di sektor pertanian.
“Reorganisasi
seperti ini sangat penting, tidak hanya untuk regenerasi kepemimpinan, tetapi
juga sebagai langkah strategis dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks
di sektor pertanian. Saya percaya KTNA Kecamatan Kemiri akan terus menjadi
mitra pemerintah dalam memajukan ketahanan pangan dan meningkatkan
kesejahteraan petani,” terang beliau.
Lebih lanjut, ia
menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya atas dedikasi dan
kerja keras yang telah ditunjukkan selama masa kepengurusan. Menurutnya,
keberhasilan KTNA dalam menggerakkan program-program pertanian di Kecamatan Kemiri
tidak lepas dari sinergi antara pengurus, anggota, dan pemerintah daerah.
Kepada pengurus baru
yang terpilih, Sri Suharweni berpesan agar terus meningkatkan kolaborasi,
inovasi, dan pemberdayaan anggota untuk menghadapi berbagai tantangan, seperti
perubahan iklim, modernisasi teknologi, serta dinamika pasar. Ia juga
menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program kerja KTNA
melalui pelatihan, bantuan sarana-prasarana, dan pengembangan akses pasar.
“Saya optimis
bahwa kepengurusan baru KTNA Kecamatan Kemiri ini akan membawa semangat dan
inovasi baru. Kami dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian siap mendukung
sepenuhnya program-program yang dicanangkan,” tambahnya.
Selain reorganisasi,
acara ini juga menjadi momen untuk berdiskusi mengenai persiapan dalam menyambut
Musim Tanam 1 (MT 1). Kepala UPT PJI Wilayah Kemiri, Bapak Suparmono, S.ST.
selaku narasumber menyampaikan bahwa perlunya strategi dan langkah persiapan
agar musim tanam mendatang berjalan optimal.
“Musim Tanam 1 adalah salah satu periode
krusial dalam kalender pertanian kita. Dengan kondisi cuaca yang kerap tak
menentu dan tantangan lainnya, kita perlu memastikan bahwa seluruh petani siap
secara teknis, logistik, dan mental,” tuturnya.
Beliau menambahkan
pentingnya pendekatan berbasis data dalam menentukan waktu tanam yang tepat,
juga memberikan panduan pengelolaan air untuk memaksimalkan pemanfaatan curah
hujan, penjadwalan irigasi yang terkoordinasi menjadi prioritas untuk
menghindari banjir atau kekeringan lokal.
Hasil pertemuan ini
juga menghasilkan beberapa rekomendasi yang akan menjadi pedoman bagi seluruh
anggota KTNA, seperti pentingnya memanfaatkan informasi cuaca serta pola tanam
yang sesuai dapat mengurangi risiko gagal panen. Selain itu, kolaborasi
antarpetani menjadi kunci sukses di lapangan.
Reorganisasi ditutup
dengan prosesi serah terima jabatan, doa bersama, dan foto bersama seluruh
peserta. Dengan tema “Melangkah Bersama Menghadapi Tantangan”, KTNA Kecamatan
Kemiri optimis dapat terus menjadi garda terdepan dalam memajukan sektor
pertanian, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.






