POKTAN SARI ADAKAN GERDAL FUNGISIDA UNTUK PENGENDALIAN BLAS DI DESA JONO

By DINPPKP 20 Jan 2025, 10:19:33 WIB Penyuluhan

POKTAN SARI ADAKAN GERDAL FUNGISIDA UNTUK PENGENDALIAN

BLAS DI DESA JONO

 

Penyakit Blas padi adalah penyakit yang menyerang tanaman padi akibat jamur yang menyerang ( Pyricularia oryzae ). Penyakit ini dapat menyerang tanaman padi pada semua fase tanaman baik dari fase pertumbuhan baik bibit hingga panen. Gejala-gejala penyakit blas antara lain :

1.     Bercak coklat berbentuk belah ketupat atau garis pada daun padi

2.     Leher tanaman padi busuk dan patah

3.     Bulir padi hampa dan tiak berisi

Penyakit blas yang disebabkan jamur dapat menurunkan produksi padi 50%-70% atau bahkan dapat menyebabkan puso jika tidak dikendalikan secara dini. Adapun faktor yang mempengaruhi perkembangan penyakit blas ini adalah  kondisi tanah, kelembaban, suhu, jumlah pupuk dan juga ketahanan varietas. Cara mengendalikan secara umum yaitu dengan :

1.     Menggunakan varietas padi yang tahan terhadap penyakit blas

2.     Menggunakan pupuk nitrogen dan kalium secara seimbang

3.     Menjaga keseimbangan penyerapan unsur hara dan tingkat kesuburan tanah

4.     Menggunakan agensia hayati diawal serangan

5.     Menggunakan pestisida berbasis fungisida kimia sesuai dosis dan waktu yang tepat

Dari hal tersebut Poktan Sari Desa Jono atas rekomendasi PPL dan POPT melakukan gerakan pengendalian untuk mencegah meluasnya penyebaran serangan. Umur tanaman kurang lebih 30HST dan dan serangan dianggap sudah melampaui ambang batas, untuk itu pestisida berbasis fungisida kimia yang dipilih untuk dilakukan pengendalian.

 

Pengendalian blas ini dilakukan Hari Senin, 13 Januari 2025 dengan penggunaan fungisida kimia untuk dilakukan penyemprotan. Pegendalian ini dilakukan kurang lebih 15 orang anggota poktan Sari Desa Jono untuk meminimalkan kerugian.  Pengamatan yang rutin dan memanfaatkan fungsi petani sebagai ahli OPT merupakan hal yang wajib dilakukan dalam budidaya khususnya padi. Dengan ini diharapkan budidaya padi dapat berkembang dengan baik sehingga hasil akhir yang dicapai dapat maksimal.

Untuk mengantisipasi serangan blas dikemudian hari pecegahan secara dini dapat segera dilakukan oleh petani/poktan, disamping itu fungsi petani sebagai ahli OPT untuk dapat dilaksanakan sepenuhnya guna mendukung budidaya pertanian yang lebih baik.

 

Penyuluh Pertanian

Kurniawan Setyo Nugroho, S.TP 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung