- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
PEMBANGUNAN RJIT DI KELOMPOK TANI TANI MULYO KELURAHAN PANGENREJO
PEMBANGUNAN
RJIT DI KELOMPOK TANI TANI MULYO KELURAHAN PANGENREJO
Purworejo
(18/11/2024) Senin, 18 November 2024 di areal sawah Kelompok Tani Tani Mulyo
dimulailah pembangunan RJIT (Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier). Sebelum
memulai pengerjaan diawali dengan doa bersama yang dihadiri Bapak Lurah
Pangenrejo, tokoh masyarakat, PPL wibi dan anggota kelompok tani semoga
pembangunan RJIT bisa berjalan lancar dan tidak mengalami hambatan. RJIT ini
merupakan program Kementerian Pertanian (Kementan) yang terus berupaya untuk
meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satunya lewat kegiatan rehabilitasi
jaringan irigasi tersier (RJIT) yang dilakukan Direktorat Jenderal (Ditjen)
Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan dan dana bersumber dari APBN. Jaringan
irigasi tersier adalah jaringan irigasi yang berfungsi sebagai prasarana
pelayanan aor irigasi dalam petak tersier yang terdiri dari salursn tersier,
saluran kuarter dan saluran pembuang, box tersier, box kuarter serta bangunan
pelengkapnya.
Kabupaten
Purworejo mendapatkan alokasi RJIT sebanyak 6 unit dengan nilai per Unit Rp
75.000.000,- dan Kelompok Tani Tani Mulyo Kelurahan Pangenrejo salah satu
kelompok tani yang mendapatkan kegiatan ini. Untuk kontruksi kegiatan RJIT
sudah ditentukan yaitu pasangan batu tebal minimal 25 cm, Siklop tebal minimal 20 cm, lining/
cor beton tebal minimal 10 cm, Ferrocement tebal minimal 10 cm, dimensi saluran
(tebal dan tinggi) disesuaikan dengan spesifik teknis di lapangan.
RJIT sangat
bermanfaat untuk para petani. Karena tidak hanya memastikan sawah dapat
teraliri air dengan baik, namun luas sawah yang mendapatkan pasokan air juga
bertambah. RJIT juga bisa meningkatkan produktivitas karena pasokan air yang
mencukupi membuat indeks pertanaman meningkat sehingga pendapatan petani bisa
ikut naik. Diharapkan seluruh petani bisa menjaga saluran air yang
direhabilitasi agar tanaman padinya bisa tercukupi kebutuhan airnya.






