Optimalisasi Tanam Padi Jarwo Kelompok Tani Bumi Makmur , Kedungpoh, Loano

By DINPPKP 22 Jun 2022, 10:27:20 WIB Penyuluhan
Optimalisasi Tanam Padi Jarwo Kelompok Tani Bumi Makmur , Kedungpoh, Loano

Optimalisasi Tanam Padi Jajar Legowo Dengan Pembuatan Alat Bantu Tanam Jajar Legowo (Caplak) di Kelompok Tani Bumi Makmur Desa Kedungpoh Kecamatan Loano

Sistem tanam jajar legowo adalah pola bertanam yang berselang-seling antara dua atau lebih (biasanya dua atau empat) baris tanaman padi dan satu baris kosong. Sistem ini ditujukan untuk  mengoptimalkan produktivitas tanaman padi melalui pengaturan populasi, tanaman diatur sehingga mendapatkan  ruang tumbuh dan sinar matahari yang maksimal serta efektivitas pemeliharaan tanaman seperti penyiangan, aplikasi pupuk, serta penanggulangan hama dan penyakit lebih efektif sehingga dapat meningkatkan produktifitas padi sekitar 10-15 % .

Untuk mencapai  peningkatan produksi padi tersebut masih terdapat kendala yang ditemui, diantara kendala tersebut adalah  penggunaan metode tanam padi masih secara konvensional/tegel sehingga produksi dan produktivitas  yang diharapkan belum bisa tercapai. Keluhan saat ini  petani merasa sulit untuk tanam dengan sistem jajar legowo.

Untuk mengurangi keluhan tersebut maka dibuatlah prototype caplak sebagai  alat penggaris tanah dengan tujuan untuk memudahkan dalam pembuatan garis dilahan sawah yang akan ditanam padi dengan jajar legowo.Pada hari Minggu, 19 Juni 2022 di kelompok tani bumi makmur desa Kedungpoh bersama petani membuat caplak dengan modifikasi alat yang bisa digunakan untuk sistem jajar legowo 2. : 1 dan legowo 4: 1,serta dapat diatur jarak tanamnya sesuai dengan kebutuhan petani. Dengan pembuatan alat ini diharapkan dapat mempermudah dalam penanaman padi jajar legowo sehingga populasi tanaman bertambah dan peningkatan produktivitas 10 - 15 persen dapat tercapai.Selain itu, dengan adanya  alat ini diharapkan  dapat diadopsi dan dapat diterapkan secara berkelanjutan 


(Winaryanti - PPL BPP Loano)





Berita Purworejo

Counter Pengunjung