Mendidik Santri Bermental Wirausaha

By DINPPKP 12 Mar 2025, 09:54:19 WIB Peternakan dan Keswan
Mendidik Santri Bermental Wirausaha

Mendidik Santri Bermental Wirausaha

Pondok Pesantren Nur Muhammad yang berada di desa Blekatuk kecamatan Pituruh merupakan pondok pesantren yang mengajarkan ilmu agama sekaligus ilmu berwirausaha. Berbagai ketrampilan diajarkan di pondok pensantren tersebut seperti beternak sapi,kambing,domba dan ayam.Selain itu juga diajarkan tentang ilmu pertanian seperti perbibitan tanaman hortikultura dan juga pertukangan maupun permesinan. Menurut pengasuh pondok pesantren yaitu Gus Chamid diajarakannya ilmu ketrampilan sebagai bekal ketika nanti santri sudah harus terjun langsung ke masyarakat dapat mencukupi kebutuhan hidup sekaligus berdakwah ditengah masyarakat.

Sistem pembelajaran berjenjang dari santri yang sudah menguasai ketrampilan wajib mengajarkan dan mendidik santri lainya agar dapat mengusai ilmu ketrampilan. Ketika ada permasalahan terkait hewan ternaknya maka Gus Chamid akan memanggil dokter hewan untuk mengobati dan sekaligus memberikan ilmu pengetahuan kepada santri -santri yang merawat ternak tersebut.Pada hari rabu tanggal 12 maret tahun 2025, pengasuh ponpes memanggil petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo yaitu drh.Zain Amri karena baru mendatangkan kambing kaligesing yang kondisinya sudah sakit dan ambruk. Setelah dilakukan pemeriksaan medis menyatakan bahwa ternak tersebut mengalami sakit yang kronis akibat dari penyakit scabies yang tidak segera ditangani sehingga malnutrisi.

Santri - santri dengan sangat antusias memperhatikan dengan seksama atas apa yang dilakukan oleh  dokter hewan. Setelah dilakukan pengobatan atas gejala sakit yang terlihat, santri-santri kemudian   mendengarkan berbagai saran yang harus dilakukan dalam merawat kambing yang sakit tersebut yaitu diberi pakan bergizi berupa hijauan, diberikan pisang / pepaya matang,minum air gula, sementara pakan bekatul atau yang lainya jangan diberikan. Untuk perawatan kulit yang bersisik dan cenderung kaku agar diberikan tumbukan daun leresidae atau abu dari daun kluwih maupun daun pohon pinang yang dicampur minyak goreng untuk dibalurkan ke kulit yang kaku dan berkeropeng.

Proses penyembuhan membutuhkan waktu yang lama sehingga harus sabar dan telaten dalam merawatnya. Itulah sedikit gambaran aktifitas santri selain mengaji ilmu agama tapi mempraktekan ilmu beternak yang nantinya sebagai bekal saat sudah hidup bermasyarakat.Harapanya selain mengajarkan tentang ilmu agama, nantinya juga mengajarkan ketrampilan yang bermanfaat kepada masayarakat sehingga dengan kemampuan skill yang dimiliki menjadi tauladan, agen perubahan dalam masyarakat untuk meningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat yang dibinanya. Santri yang memiliki jiwa wirausaha tentunya kreatif dan inovatif yang akan membawa perubahan di dalam masyarakat ketika sudah bermukim akan berkontribusi nyata dalam hidup bermasyarakat.






Berita Purworejo

Counter Pengunjung