INDIKASI GEOGRAFIS (IG) KOPI DI KABUPATEN PURWOREJO

By DINPPKP 18 Des 2024, 13:54:43 WIB Penyuluhan
INDIKASI GEOGRAFIS (IG) KOPI DI KABUPATEN PURWOREJO

INDIKASI GEOGRAFIS (IG) KOPI DI KABUPATEN PURWOREJO

Purworejo (2/122024) – Kegiatan Indikasi Geografis (IG) Kopi yang dilaksanakan pada tanggal 2 Desember 2024, bertempat di Desa Sidomulyo, Kecamatan Purworejo, berjalan dengan sukses dan dihadiri oleh berbagai pihak yang berkepentingan dalam industri kopi. Acara ini melibatkan produsen kopi, pengolah kopi, serta pedagang kopi yang antusias dalam menyukseskan upaya untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk kopi khas Kabupaten Purworejo.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh pembawa acara, yang mengajak seluruh peserta untuk membaca basmallah bersama-sama sebagai pembuka acara. Acara selanjutnya adalah sambutan Koordinator PPL BPP Kecamatan Purworejo. Dalam sambutannya, Bapak Sunardi, S.Pt, selaku Koordinator PPL BPP Kecamatan Purworejo, menjelaskan tujuan dari kegiatan ini, yaitu untuk memperkenalkan dan mendalami lebih jauh tentang Indikasi Geografis (IG), sebuah penyebutan nama wilayah geografis yang bertujuan untuk menunjukkan asal-usul suatu produk, seperti kopi. IG tidak hanya memberikan pengakuan terhadap keaslian produk, tetapi juga berfungsi untuk meningkatkan daya saing produk kopi Kabupaten Purworejo di pasar global. "Manfaat dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas produk kopi Kabupaten Purworejo, serta memberi keuntungan bagi produsen dan konsumen kopi. Selain itu, masyarakat bisa merasa lebih aman saat membeli kopi, karena mereka tahu produk tersebut asli dan berkualitas," ujar Bapak Sunardi.

 

Pentingnya Perawatan Tanaman Kopi yang Baik

Salah satu sesi dalam acara ini juga membahas mengenai perawatan tanaman kopi yang tepat agar dapat menghasilkan biji kopi berkualitas tinggi. Para peserta diajak untuk memahami langkah-langkah penting dalam merawat tanaman kopi, seperti pemupukan, penyiraman, penyiangan, dan pemangkasan. Pemupukan dilakukan dua kali setahun, di awal dan akhir musim hujan, sementara penyiraman dilakukan secara berkala, terutama di musim kemarau. Selain itu, penyiangan tanaman kopi perlu dilakukan dengan rutin untuk menjaga kebersihan dan mengurangi hama yang bisa merusak tanaman. Pemangkasan juga menjadi hal yang penting untuk memastikan tanaman kopi tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang maksimal. Tanaman kopi membutuhkan banyak sinar matahari, oleh karena itu, penting untuk menanamnya di tempat yang tidak terlindung oleh pohon besar.

 

Diskusi dan Pengumpulan Data IG Kopi

Kegiatan ini juga mencakup sesi pengumpulan data mengenai potensi IG Kopi Kabupaten Purworejo. Sebanyak 20 orang produsen kopi dan pedagang kopi hadir untuk memberikan pandangan dan saran terkait pengembangan kopi lokal. Dalam diskusi tersebut, terungkap pentingnya sertifikasi IG untuk meningkatkan kualitas kopi dan menambah nilai jual kopi lokal di pasar global. Para peserta sepakat bahwa proses pengajuan IG harus segera dilakukan dengan melibatkan semua pihak terkait, baik petani, pengolah, maupun pedagang kopi. Selain itu, sosialisasi mengenai IG kopi juga perlu dilakukan kepada petani dan pemangku kepentingan lainnya agar mereka lebih memahami manfaat dan cara memperoleh sertifikasi IG.

 

Harapan dan Tindak Lanjut

Kegiatan ini ditutup dengan harapan besar agar pengajuan sertifikasi IG Kopi Kabupaten Purworejo dapat segera terwujud. Dengan demikian, kopi lokal Purworejo dapat memperoleh pengakuan yang lebih luas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari petani hingga konsumen. Ke depannya, langkah tindak lanjut akan melibatkan koordinasi lebih lanjut dengan lembaga terkait untuk memastikan proses pengajuan IG berjalan lancar, serta melibatkan lebih banyak pihak dalam sosialisasi dan pengembangan kopi Purworejo. Semoga dengan adanya kegiatan ini, kopi Kabupaten Purworejo semakin dikenal dan dihargai, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di pasar internasional.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung