- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
GERDAL OPT BLAST DI KT TANI MAKMUR DESA KARANGTALUN KECAMATAN NGOMBOL
GERDAL OPT BLAST DI KT TANI MAKMUR DESA KARANGTALUN
KECAMATAN NGOMBOL
Gerdal OPT (Organisme
Pengganggu Tanaman) Blast padi dilaksanakan oleh PPL BPP Kecamatan Ngombol
bersama POPT. Pelaksanaan gerdal OPT Blast kali ini dilaksanakan di Kelompok
Tani Tani Makmur Desa Karangtalun pada hari Rabu tanggal 15 Januari 2025.
Kegiatan ini dimulai pukul 07.30 pagi yang diikuti oleh 15 orang petani
termasuk pengurus poktan. Diadakannya gerdal ini adalah berdasarkan hasil
pengamatan harian petugas POPT bersama petani. Dari hasil pengamatan menunjukkan adanya gejala penyakit blast pada
lahan sawah KT Tani Makmur Desa
Karangtalun sehingga segera dilakukan gerakan pengendalian (gerdal).
Himbauan untuk
melaksanakan Gerdal ini direspon baik oleh kelompok tani. Pengurus segera
menginformasikan akan dilaksanakannya gerdal OPT blast kepada anggota terutama
yang lahannya telah menunjukkan adanya gejala dan perlu dilakukan pengendalian
sesegera mungkin. Hal ini dilakukan agar penyakit Blast dapat segera teratasi
sehingga tidak sampai menimbulkan kerugian dan tidak terjadi penyebaran dengan
spectrum yang lebih luas.
Dalam teknis
pelaksanaannya, petani yang datang membawa perlengkapan atau alat semprot
berupa sprayer secara mandiri. Hal ini dilakukan agar gerakan pengendalian
dilakukan secara serentak dan bersamaan. Adapun fungisida yang digunakan dalam
kegiatan gerdal adalah fungisida bantuan
dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo. Fungisida
yang diaplikasikan adalah Amcore 250 EC. Jumlah bantuan fungisida sejumlah 25
botol untuk aplikasi lahan seluas 25 Ha. Pelaksaan gerdal OPT Blast ini
menerapkan prinsip 5T yaitu 1) Tepat Sasaran, 2) Tepat Waktu, 3) Tepat jenis
pestisida, 4) Tepat Dosis atau konsentrasi dan 5) Tepat cara pengaplikasian.
Cara pengaplikasian
fungisida pada kegiatan gerdal ini adalah terlebih dahulu dilakukan pengenceran
di dalam wadah/bak besar kemudian diaduk sampai merata. Setelah tercampur rata
baru dimasukkan ke dalam tengki sprayer dan ditambahkan air hingga terisi penuh
dan siap disemprotkan bersama-sama.
Selain untuk
mengendalikan penyebaran serangan OPT, kegiatan gerdal juga bertujuan sebagai
stimulant agar petani terbiasa untuk melakukan pengamatan harian dan
melaksanakan pengendalian secara bersama-sama.






