Gerakan Pengendalian Hama Penggerek Batang Padi di Desa Ngargosari

By DINPPKP 07 Jan 2026, 10:58:13 WIB Kegiatan
Gerakan Pengendalian Hama Penggerek Batang Padi di Desa Ngargosari

Gerakan Pengendalian Hama Penggerek Batang Padi di Desa Ngargosari


Ngargosari — Kelompok Tani (KT) Sumber Makmur Desa Ngargosari melaksanakan kegiatan Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama penggerek batang padi pada hari Senin, 5 Januari 2025. Kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk menekan serangan hama penggerek batang padi yang berpotensi menurunkan produktivitas tanaman padi di wilayah tersebut.


Kegiatan pengendalian diikuti oleh 15 orang petani anggota KT Sumber Makmur dan didampingi oleh 5 orang penyuluh pertanian dari BPP Kecamatan Loano. Para peserta bersama-sama melakukan aplikasi insektisida pada lahan padi yang terindikasi terserang hama.

Dalam kesempatan tersebut, penyuluh pertanian juga menyampaikan materi singkat mengenai hama penggerek batang padi. Dijelaskan bahwa penggerek batang padi merupakan hama utama tanaman padi yang menyerang pada fase vegetatif hingga generatif. Gejala serangan pada fase vegetatif ditandai dengan pucuk tanaman mengering atau mati (sundep), sedangkan pada fase generatif ditandai dengan malai putih atau hampa (beluk). Serangan hama ini dapat menyebabkan kehilangan hasil yang cukup signifikan apabila tidak segera dikendalikan.


Lebih lanjut dijelaskan bahwa pengendalian penggerek batang padi harus dilakukan secara terpadu, meliputi pengamatan rutin di lahan, tanam serempak, pengaturan jarak tanam, sanitasi lahan dengan memusnahkan sisa tanaman terserang, serta pelestarian musuh alami. Penggunaan pestisida kimia dilakukan sebagai langkah terakhir apabila populasi hama telah melewati ambang pengendalian.


Pada kegiatan Gerdal ini, pengendalian dilakukan dengan insektisida berbahan aktif dimehipo 500 g/l, yang diaplikasikan sesuai dengan dosis dan anjuran teknis. Penyuluh pertanian memberikan pendampingan langsung terkait cara aplikasi yang tepat, waktu penyemprotan yang efektif, serta pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk menjaga keselamatan kerja petani.


Melalui kegiatan Gerakan Pengendalian ini diharapkan populasi hama penggerek batang padi dapat ditekan sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal dan hasil panen dapat meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani dalam menerapkan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT) secara berkelanjutan.

Petani anggota KT Sumber Makmur menyambut baik kegiatan ini dan berharap pendampingan serta kegiatan pengendalian hama dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan guna menjaga produktivitas dan keberlanjutan usaha tani padi di Desa Ngargosari.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung