- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
DUKUNG KETAHANAN PANGAN, PURWOREJO ADAKAN GERAKAN MASYARAKAT MEMBANGUN LUMBUNG

DUKUNG
KETAHANAN PANGAN, PURWOREJO ADAKAN
GERAKAN MASYARAKAT MEMBANGUN LUMBUNG
Pangan merupakan
kekuatan bangsa, dan tanpa ketahanan pangan, sebuah negara akan sulit bertahan
dalam situasi krisis. Oleh karena itu, pemenuhan logistik pangan yang memadai menjadi
sangat penting. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, menekankan
bahwa ketahanan pangan adalah pilar utama bagi stabilitas sebuah negara. Mentan
Amran mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kondisi darurat pangan global yang
bisa berdampak serius pada Indonesia jika tidak diantisipasi dengan baik.
Bertempat di Halaman
Kantor Camat Purworejo pada 1 Februari 2025 diadakan Gerakan Masyarakat
Membangun Lumbung yang diprakarsai oleh Camat Purworejo. Kegiatan ini dilaksanakan dengan penanaman perdana
padi menggunakan galon bekas air mineral yang telah dipotong bagian atasnya dan
diberi lubang pada bagian tengah untuk sirkulasi air dan udara sehingga
pertumbuhan tanaman padi tidak terganggu. Kegiatan ini dihadiri Kadin PPKP,
Kasdim 0708/Purworejo, Forkompica Kecamatan Purworejo, Ketua DPHP, PPL dan POPT
Kecamatan Purworejo, STIE Rajawali, UMP, Komunikas kopi, KNPI , perwakilan
kelompok tani se Kecamatan Purworejo sejumlah 100 orang.
Dalam sambutannya,
Camat Purworejo Bagas Adi Karyanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada
seluruh elemen masyarakat yang mendukung kegiatan membangun lumbung dengan penanaman
padi di galon mineral dan hari ini terkumpul 836 galon. “Tujuan kegiatan ini
untuk menjaga ketahanan pangan di Kecamatan Purworejo sehingga dapat tercapai
swasembada beras, mengingat daerah Kecamatan Purworejo merupakan wilayah
perkotaan sehingga terbatasnya sawah tidak menjadi kendala dalam penanaman
padi”, jelasnya.
Hadi Sadsila selaku
Kepala DKPP menyampaikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini dan
diharapkan dapat meningkatkan semangat seluruh elemen masyarakat untuk meniru
hal yang sama di lingkungan sekitar rumah sehingga dapat mencukupi kebutuhan pangan minimal di
tingkat keluarga. Dari DKPP melalui Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan
Purworejo siap mendampingi dan memfasilitasi kegiatan ini sehingga hasil yang
diperoleh nantinya sesuai dengan yang diharapkan. DKPP berupaya menjaga ketahanan pangan dengan kegiatan antara lain : meningkatkan produktivitas
pertanian dengan kegiatan Irpom, PAT dan padi gogo, mengendalikan organisme
pengganggu tanaman (OPT), meningkatkan kualitas dan keamanan pangan, menjaga
keberlangsungan sumber daya alam, membangun infrastruktur pertanian serta memfasilitasi
pengembangan pertanian urban” tambahnya.
Woro selaku
Koordinator PPL Kecamatan Purworejo menambahkan bahwa BPP memfasilitasi
menyediakan pupuk dan nutrisi alami yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman
padi dengan dibantu oleh komunitas petani organik Kecamatan Purworejo. “Kami menyampaikan
ucapan terima kasih kepada kelompok tani organik se Kecamatan Purworejo yang
telah membantu bahan dan nutrisi yang diperlukan untuk perawatan pasca tanam
sampai panen, meliputi ZPT, POC, Pestisida nabati,dan Score”, jelasnya. “Semoga
dengan kegiatan budidaya padi sehat dengan menggunakan galon air mineral ini
dapat menjaga ketahanan pangan di wilayah yang minim lahan sawah di tengah
ancaman perubahan iklim yang mempengaruhi sektor pertanian” tambahnya.
Pengirim : Bakti Woro
Haryanti (BPP Purworejo)






