- Hari Terakhir Pelayanan Keswan di Bulan Suci Ramadhan INi
- Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Cangkrep Lor Kabupaten Purworejo
- Gerdal OPT Walangsangit di KT Semi Gintungan, Gebang
- Rakor Pemantapan Ketahana Pangan DKPP Bersama KADISHANPAN JATENG
- Meski Sedang Puasa, Pelayanan Keswan DKPP Tetap Berjalan
- Menjaga Keamanan Bahan Pangan Asal Hewan, DKPP Laksanakan Pengawasan
- KTNA Kecamatan Purworejo Perkuat Barisan: Susun Pengurus Baru dan Rencana Kerja Strategis 2026
- Antisipasi Kemarau Panjang, Krandegan Tambah Pompa Tenaga Surya 15 PK
- Dari Petak 2,5 Meter, Terbaca Potensi Panen Padi Petani Kedungpomahankulon
- Harga Bawang Merah Bikin Nangis? Tanam Sendiri di Pekarangan, Mengapa Tidak?
DKPP Laksanakan Pemeriksaan dan Pengawasan Hewan Kurban Agar Daging Tetap ASUH

DKPP
Laksanakan Pemeriksaan dan Pengawasan Hewan Kurban Agar Daging Tetap ASUH
Tim Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo melakukan pemeriksaan hewan kurban pada hari raya Idul Adha pertama pada Senin (17/06/2024). Pemeriksaan dilaksanakan oleh dokter hewan dan juga tim dari PPL. Pemeriksaan mencakup 16 kecamatan di wilayah Kabupaten Purworejo. Pemeriksaan hewan kurban merupakan langkah penting yang bertujuan untuk memastikan bahwa hewan tersebut dalam kondisi sehat dan layak untuk di kurbankan sesuai dengan syariat serta standar kesehatan hewan. Tim Pemeriksaan Hewan Kurban telah mendapat arahan dan materi pada tanggal 12 Juni 2024 di Aula A DKPP Kabupaten Purworejo.
Pemeriksaan
hewan kurban dilaksanakan sebelum (antemortem) dan sesudah disembelih
(postmortem), pada pemeriksaan antemortem mencakup kesehatan ternak, tidak ada
kecacatan, dan umur ternak sudah cukup. Pemeriksaan postmortem adalah
pemeriksaan ternak setelah disembelih yang bertujuan untuk Menjamin kualitas
karkas, daging dan jeroan aman dan layak untuk dikonsumsi serta untuk
mendeteksi dan mengeliminasi kelainan pada karkas, daging dan jeroan. Hasil
pemeriksaan antemortem dan postmortem yang baik akan menjamin daging hewan
kurban yang didistribusikan kepada Masyarakat Aman, Sehat, Utuh dan Halal
(ASUH).
Adapun
berberapa penemuan tim ketika memeriksa hewan kurban adalah adanya cacing hati
atau faciola gigantica pada sapi. Jika terdapat hati yang terinfeksi
hati maka bagian hati tersebut diafkir sebagian atau seluruhnya tergantung
kerusakan pada organ. Untuk jeroan hijau setelah dibersihkan dihimbau untuk
direbus terlebih dahulu serta pengemasan dipisahkan dengan karkas sebelum
didistribusikan kepada masyarakat.






