- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
Cegah serangan OPT Padi, Poktan Tri Mulyo Desa Mangunjayan melaksanakan Gerdal Preventif

Cegah serangan OPT Padi, Poktan Tri Mulyo
Desa Mangunjayan
melaksanakan Gerdal Preventif
Pada hari Kamis tanggal 12 Desember 2024, Kelompok tani Tri Mulyo Desa
Mangunjayan, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo melaksanakan Gerdal (Gerakan
Pengendalian) untuk mengendalikan OPT pada tanaman padi secara preventif. Kegiatan
dihadiri oleh oleh 15 orang anggota kelompok tani Tri Mulyo, petugas POPT dan
PPL Kecamatan Butuh, serta Kepala Laboratorium Pengamatan Hama, Penyakit
Tanaman Pangan dan Hortikultura (LPHP) Temanggung Bpk Miftahudin.
Metode pengendalian ini dilakukan dengan
penyemprotan serentak pada pesemaian dan tanaman padi muda sekitar umur 10-15
HST dengan bahan pengendalian menggunakan bio-insektisida Metarizep dengan
bahan aktif/ agens hayati berupa Metarhizium
sp. dan Beauveria bassiana. Kedua
agens hayati tersebut. merupakan cendawan antagonis yang biasa digunakan untuk
mengendalikan hama seprti wereng batang cokelat, walang sangit, dan kepinding
tanah. Efektivitas dalam aplikasi agens hayati pada tanaman padi harus mempertimbangkan
prinsip 6T, yaitu tepat waktu, tepat dosis, tepat sasaran, tepat jenis, tepat
mutu, dan tepat sasaran.
Setelah dilaksnakannya penyemprotan serentak,
petani dibekali pengetahuan terkait pengendalian OPT padi oleh Kepala Laboratorium Pengamatan Hama, Penyakit Tanaman
Pangan dan Hortikultura (LPHP) Temanggung Bpk Miftahudin.
Diharapkan dengan dilaksanakannya gerdal OPT
Padi dapat memberikan dukungan perlindungan tanaman khususnya tanaman pangan.
Selain itu untuk membantu petani dalam memasyarakatkan sistem
pengendalian hama terpadu (PHT) dan penguatan kelembagaan perlindungan tanaman
di tingkat petani sehingga lebih berdaya dan mandiri.






