- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
Burung Hantu Sahabat Petani
Burung Hantu Sahabat Petani
(KT Sido Waras Pasang RUBUHA untuk Kendalikan
Hama)
_________
Rabu, 5 Februari 2025, Kelompok
Tani (KT) Sido Waras di Desa Karanggedang, Kecamatan Bruno, melakukan kegiatan
pemasangan Rumah Burung Hantu (RUBUHA). Langkah ini diambil sebagai solusi
alami untuk mengendalikan hama tikus yang sering merusak tanaman padi.
Seperti diketahui bahwa burung
hantu dikenal sebagai predator alami tikus yang sangat efektif. Menurut Pak
Sugio (Petugas POPT) Kecamatan Bruno yang mendampingi kegiatan tersebut
mengatakan bahwa seekor burung hantu
dapat mengontrol area persawahan hingga 1 Ha dan mampu memangsa hingga 5–10 ekor tikus dalam
semalam, sehingga kehadirannya di area persawahan sangat membantu petani dalam
menekan populasi hama tanpa perlu menggunakan racun atau jebakan berbahaya.
Selanjutnya dikatakan oleh Pak
Giyo (sebutan akrab) bahwa pemasangan RUBUHA bertujuan untuk menyediakan tempat
tinggal bagi burung hantu agar tetap berada di sekitar area pertanian.
"Dengan adanya RUBUHA, burung hantu bisa berkembang biak dan menetap di
sawah. Ini cara alami dan berkelanjutan untuk mengendalikan hama tikus tanpa
merusak keseimbangan ekosistem," ujarnya menambahkan.
RUBUHA dipasang di lokasi
strategis seperti pohon atau tiang tinggi yang menghadap ke area terbuka,
sehingga memudahkan burung hantu keluar masuk saat berburu. Selain sebagai
tempat tinggal, RUBUHA juga berfungsi untuk melindungi burung hantu dari
terpaan cuaca dan ancaman predator lain.
Program ini mendapat dukungan
dari pemerintah desa dan penyuluh pertanian setempat (Pak Maryoto dan Aswin)
karena terbukti efektif dan ramah lingkungan. Dengan memanfaatkan burung hantu
sebagai sahabat petani maka KT Sido Waras berharap hasil panen lebih maksimal
tanpa harus bergantung pada pestisida kimia.
Melalui pemasangan RUBUHA, petani
di Desa Karanggedang kini memiliki solusi cerdas dalam menghadapi serangan
tikus. Selain meningkatkan produksi pertanian, langkah ini juga membantu
menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian burung hantu sebagai bagian dari
keanekaragaman hayati.






