- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
Berdamai dengan Alam: Cara Paling Cerdas Aktualisasi Climate Smart Agricultural
Berdamai dengan Alam: Cara Paling Cerdas Aktualisasi Climate Smart Agricultural
_____________
# Sutoyo : Penyuluh Pertanian, Pegiat Literasi, Pemerhati Pertanian Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat Tani.
_____________
Dalam menghadapi perubahan iklim, praktik pertanian yang selaras dengan hukum alam menjadi kunci utama keberlanjutan. Konsep Climate Smart Agriculture (CSA) menawarkan pendekatan yang cerdas dengan mengadaptasi teknologi tanpa melawan keseimbangan ekosistem.
Salah satu prinsip utama CSA adalah memahami dan mengikuti alur kerja alami, bukan melawannya dan kalaulah melawan dapat dipastikan tak akan pernah memenangkannya. Misalnya, pemanfaatan teknik agroforestry yang meniru struktur hutan alami dapat meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi erosi. Begitu pula dengan penggunaan biopestisida dan pupuk organik yang menjaga keseimbangan mikroorganisme dalam tanah, menggantikan ketergantungan pada bahan kimia sintetis.
Teknologi modern juga berperan dalam mendukung hukum alam. Penggunaan sensor tanah dan irigasi tetes berbasis Internet of Things (IoT) membantu petani mengoptimalkan penggunaan air sesuai dengan kebutuhan tanaman, menghindari pemborosan sumber daya. Begitu juga dengan penerapan precision farming yang memastikan setiap hektar lahan digunakan secara efisien tanpa merusak ekosistem.
Dengan mengadopsi konsep ini, petani tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga memastikan bahwa praktik bertani tetap lestari untuk generasi mendatang. Berdamai dengan alam bukan berarti mundur dari teknologi, melainkan menggunakannya dengan cerdas sesuai dengan ritme alam.
____________
Bruno : Rabu, 19 Februari 2025
# Terima kasih Mas Rizal petani KT "Rukun Tani" Gowong yang telah mampu menangkap dan mengimplementasikannya dalam bertani.






