- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
Zayinhisa Rahman, PPL Kedungpoh Loano Adakan Ubinan Untuk Ukur Produktivitas Tanaman Padi

Loano, 23 Mei 2025 - Kelompok Tani Sido Mulyo Desa Kedungpoh Kecamatan Loano melaksanakan kegiatan ubinan padi di lahan sawah milik anggota kelompok tani. Kegiatan ini dihadiri oleh PPL Wilayah Binaan Zayinhida Rahman dan PPL Kecamatan Loano, serta Ketua Poktan Bapak Rajimin dan anggota KT Sido Mulyo.
Ubinan padi dilakukan di dua titik lahan yang berbeda, yaitu lahan milik Bapak Ngariyono dengan varietas padi Sintanur dan lahan milik Bapak Solikun dengan varietas padi Ciherang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui produktivitas padi di lahan sawah kelompok tani dan membandingkan hasil antara kedua varietas padi.
Hasil ubinan menunjukkan bahwa lahan pertama milik Bapak Ngariyono dengan varietas padi Sintanur memiliki hasil ubinan sebesar 6,2 kg dengan produktivitas 6,2 ton/ha. Sementara itu, lahan kedua milik Bapak Solikun dengan varietas padi Ciherang memiliki hasil ubinan sebesar 3,8 kg dengan produktivitas 6 ton/ha.
Anggota Poktan menyampaikan bahwa berdasarkan pengalaman mereka, lahan sawah yang melakukan pemupukan menggunakan pupuk kimia secara berlebihan cenderung memiliki hasil yang lebih sedikit. "Kami melihat bahwa lahan yang menggunakan pupuk kimia secara berlebihan tidak selalu menghasilkan panen yang lebih banyak. Bahkan, hasilnya bisa lebih sedikit dibandingkan dengan lahan yang menggunakan pupuk yang lebih seimbang," ujarnya.
Berdasarkan hasil ubinan dan pengalaman anggota poktan, PPL Wilayah Binaan Zayinhida Rahman menghimbau untuk melakukan pemupukan berimbang. "Kami sarankan untuk menggunakan pupuk kandang saat pengolahan lahan untuk memperbaiki unsur hara tanah dan menebarkan kapur dolomit untuk memperbaiki pH tanah. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas padi," ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ubinan padi ini, diharapkan kelompok tani Sido Mulyo dapat meningkatkan produksi padi di lahan sawah mereka dan meningkatkan pendapatan anggota kelompok tani. Selain itu, diharapkan juga dapat meningkatkan kesadaran anggota kelompok tani untuk melakukan pemupukan yang lebih seimbang dan ramah lingkungan.






