Verlap Menjawab Antusiasme Petani Mengajukan Irpom untuk Solusi Peningkatan IP 2025

By DINPPKP 01 Mar 2025, 18:47:38 WIB Penyuluhan
Verlap Menjawab Antusiasme Petani  Mengajukan Irpom untuk  Solusi Peningkatan IP 2025

Verlap Menjawab Antusiasme Petani  Mengajukan Irpom untuk  Solusi Peningkatan IP 2025

 

Himbauan Presiden Prabowo Subiyanto pada akhir tahun 2024 untuk mempercepat swasembada pangan di tahun 2027 disambut dengan antusias oleh masyarakat petani Purworejo. Sebanyak 280 Proposal usulan dari Kelompok Tani sudah dilayangkan kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

 

Usulan pembangunan irigasi perpompaan (Irpom) menjadi primadona karena air merupakan syarat utama tercapainya produksi padi yang tinggi. Indeks Pertanaman (IP) bisa meningkat dari 1 ke 2 jika air (irigasi) tercukupi.

 

Menjawab hal ini, Tim Infrastruktur bergerak melakukan verifikasi lapang terhadap 5 kelompok utama pengusul Irpom. Tim dipimpin oleh Kepala Bidang Prasarana dan Penyuluhan Pertanian Arie Sulistyani, STP, MP dan diampingi Ketua Tim Teknis Ery Puspandoyo, STP, MM, dan anggota Tim Teknis yaitu Sri Ambarwati, S.Pt., Karmo dan Martinus Andy menuju dua wilayah Kecamatan yaitu Bagelen dan Grabag.

 

Jumat, 28 Februari 2025 kegiatan  CPCL verifikasi lapang dengan menerapkan metode verifikasi administrasi dan verifikasi teknis terhadap kelompok tani Tawakkal Desa Bagelen, Kelompok Tani Sido Maju Tambahrejo, Krendetan dengan didampingi PPL wibi kemudian lanjut bergerak ke Grabag.

 

Kelompok Tani  Trimargo Makmur I, Ketawangrejo menjadi destinasi ke-3 kemudian Kelompok Tani Karya Tani IV, Sumberagung Grabag dan terakhir di Kelompok Tani Sido Maju I, Bendungan Kecamatan Grabag.

 

Hasil verifikasi melihat bahwa Poktan-poktan tersebut sudah masuk Simluhtan dengan data yang valid, mempunyai luas lahan sawah yang cukup luas lebih dari 10 Ha namun hanya ditanami padi sekali di MT 1  atau MT 2 hanya sebagian. Diharapkan dengan Irpom mampu membuat suplesi air irigasi dan coverage (oncoran) bisa mencapai lebih dari 10 Ha sehingga peningkatan IP menjadi signifikan.

 

Di Kecamatan Grabag dikawal oleh Koordinator BPP Grabag dan PPL wibi yang menegaskan kondisi sawah yang hanya mempunyai IP kurang dari 2.

 

Delineasi poligon sawah akan segera dibuat oleh tim teknis setelah mengambil titik koordinat posisi calon rumah pompa.

 

Diharapkan usulan Irpom 5 kelompok ini bisa terwujud melalui Tugas Pembantuan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Republik Indonesia.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung