- JAMIN KEAMANAN PANGAN, SAMPEL PANGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN (PSAT) DARI DUA PASAR TRADISIONAL DI PURWOREJO DISISIR DAN DIUJI RAPID TEST
- Kelompok Tani Rukun Tani dan Sumber Harapan, Panen Varietas Unggulan dengan Tantangan Cuaca dan Harga
- SELEKSI TENAGA FASILITATOR LAPANGAN KEGIATAN RJIT 2026
- Pelatihan Penguatan Kelembagaan Petani melalui Sekolah Lapang Tembakau di Kelompok Tani Ngudi Waluyo III Desa Keduren
- DKPP PURWOREJO SALURKAN BANTUAN PANGAN CPPD KE SEJUMLAH BNBA TERDAMPAK PUSO DAN KEKERINGAN DI DESA/KELURAHAN KECAMATAN PURWOREJO
- Gerak cepat tim kolaborasi tangani aduan masyarakat terkait pelaku usaha peternakan burung puyuh
- Pemeriksaan Ketat Bahan Pangan Asal Hewan: Langkah Nyata Wujudkan Keamanan Konsumen
- SUBALI SAPIRA (Suburkan Kembali Sapi Rakyat)
- DKPP Purworejo Kembali Pastikan Kualitas Kambing Jawa Randu untuk Penerima Hibah 2026
- KTNA Kecamatan Bener Gelar Pertemuan dan Tanam Benih Padi Metode PM-AAS
Vaksinasi, Pencegahan dan Pengobatan Lumphy Skin Disease (LSD) di Kabupaten Purworejo

Vaksinasi, Pencegahan dan Pengobatan Lumphy Skin Disease (LSD) di Kabupaten Purworejo
Adanya penyakit baru di Indonesia yaitu LSD (Lumphy Skin Disease) meningkatkan kewaspadaan juga bagi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo khususnya bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet). Untuk itu, bidang Keswan dan Kesmavet melaksanakan vaksinasi LSD dan pencegahan serta pengobatan secara aktif untuk beberapa kecamatan seperti Pituruh, Kemiri, Butuh, Purwodadi, Ngombol, Bener, Loano, Gebang, Bruno dan Purworejo, dimana populasi sapi di kecamatan tersebut cukup banyak.
LSD merupakan penyakit eksotik yaitu penyakit yang sebelumnya tidak ada di Indonesia. Penyakit yang disababkan oleh virus golongan Poxviridae ini masuk ke Indonesia sejak April 2022. Pertama kali ditemukan di Provinsi Riau, tepatnya di Kecamatan Indragirihulu.
Pada pelaksanaan vaksinasi, pencegahan dan juga pengobatan kali ini, bidang Keswan dan Kesmavet melibatkan PPL (Penyuluh Pertanian).
Vaksin LSD kali ini yang di gunakan adalah Lumphyvac yang didropping oleh Provinsi sebanyak 400 dosis. Jumlah vaksin yang terbatas untuk wilayah Kabupaten Purworejo dengan populasi Sapi sekitar 20.000 ekor.
LSD adalah Penyakit yang disebabkan oleh virus famili Poxviridae yang menyebabkan lesi/kerusakan pada kulit dan dapat menyebabkan kematian akibat infeksi sekunder. Penyakit ini dapat menyebar melalui serangga penghisap darah seperti nyamuk dan lalat sehingga rentan berdampak pada peternak rakyat. Kerugian eonomi dapat disebabkan terjadinya penurunan reproduksi susu dan dapat sebagai ancaman besar bagi ternak sapi dengan dampak substansial terhadap mata pencaharian dan ketahanan pangan terutama bagi para peternak kecil.






