- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
Vaksin PMK di Wilayah Kecamatan Bagelen

Vaksin pencegahan penyakit mulut
dan kuku (PMK) pada hewan
ternak besar di wilayah Kecamatan
Bagelen masih terus dilaksanakan untuk menekan penyebaran
virus tersebut. Keseriusan
Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo melalui Dinas
Ketahanan Pangan dan Pertanian dalam menghadapi merebaknya penyakit pada hewan
ini di kabupaten lain.
DKPP menerjunkan kembali beberapa
petugas kesehatan hewan, 3 dokter hewan,3 para medik dan dibantu 3 mahasiswa
kedokteran hewan magang dari Universitas
Gadjah Mada Yogyakarta. Pada kesempat
hari rabu, 12 Februari 2025 diterjunkan ke Desa Bapangsari melanjutkan kegiatan yang telah dilaksanakan mnggu kemarin. Sasaran vaksin kali ini tidak
hanya sapi saja hewan ternak tetapi yang
berukuku belah seperti kambing dan domba.
Petugas dibagi 3 kelompok disebar ke tiga RW diwilayah desa bapangsari
yang minggu kemarin belum sempat terjangkau yaitu dusun Srapah, Sudimoro dan Pucungan. Dari pelaksanaan dilapangan di
dapatkan berbagi respon
dari masyarakat, ada yang memberikan respon positif dan menerima, ada pula yang ragu-ragu dan bahkan menolak ternaknya untuk
vaksin karena keterbatasan pengetahuan dari petani tentang penyakit PMK.
Dari beberapa tanggapan atau respon yang diberikan oleh masyarakat
berkaitan dengan adanya Vaksin PMK ini, maka sangat diperlukan untuk
memberikan penyuluhan yang lebih intensif tentang penyakit ini dan dampak
ekonominya terhadap petani bila ternaknya sampai terinveksi virus ini karena bisa menyebabkan
kematian pada ternak yang sakit. Pada kegiatan ini langsung didampingi
perangkat desa Bapangsari, Babinsa, Babinkantibmas dan tokoh masyarakat pada hari ini berhasil di
vaksin 5 sapi 154 kambing dan 9 ekor domba.
Dengan adanya respon yang cepat
dari dinas diharapkan bisa memberikan penjegahan sejak dini penyebaran virus
ini serta dukungan masyarakat tentang lalulintas ternak dari luar daerah agar
di karantina dulu sebelum dicampur dengan ternak yang sudah
dimiliki sebelumnya.






