- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
Vaksin PMK di Wilayah Kecamatan Bagelen

Vaksin pencegahan penyakit mulut
dan kuku (PMK) pada hewan
ternak besar di wilayah Kecamatan
Bagelen masih terus dilaksanakan untuk menekan penyebaran
virus tersebut. Keseriusan
Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo melalui Dinas
Ketahanan Pangan dan Pertanian dalam menghadapi merebaknya penyakit pada hewan
ini di kabupaten lain.
DKPP menerjunkan kembali beberapa
petugas kesehatan hewan, 3 dokter hewan,3 para medik dan dibantu 3 mahasiswa
kedokteran hewan magang dari Universitas
Gadjah Mada Yogyakarta. Pada kesempat
hari rabu, 12 Februari 2025 diterjunkan ke Desa Bapangsari melanjutkan kegiatan yang telah dilaksanakan mnggu kemarin. Sasaran vaksin kali ini tidak
hanya sapi saja hewan ternak tetapi yang
berukuku belah seperti kambing dan domba.
Petugas dibagi 3 kelompok disebar ke tiga RW diwilayah desa bapangsari
yang minggu kemarin belum sempat terjangkau yaitu dusun Srapah, Sudimoro dan Pucungan. Dari pelaksanaan dilapangan di
dapatkan berbagi respon
dari masyarakat, ada yang memberikan respon positif dan menerima, ada pula yang ragu-ragu dan bahkan menolak ternaknya untuk
vaksin karena keterbatasan pengetahuan dari petani tentang penyakit PMK.
Dari beberapa tanggapan atau respon yang diberikan oleh masyarakat
berkaitan dengan adanya Vaksin PMK ini, maka sangat diperlukan untuk
memberikan penyuluhan yang lebih intensif tentang penyakit ini dan dampak
ekonominya terhadap petani bila ternaknya sampai terinveksi virus ini karena bisa menyebabkan
kematian pada ternak yang sakit. Pada kegiatan ini langsung didampingi
perangkat desa Bapangsari, Babinsa, Babinkantibmas dan tokoh masyarakat pada hari ini berhasil di
vaksin 5 sapi 154 kambing dan 9 ekor domba.
Dengan adanya respon yang cepat
dari dinas diharapkan bisa memberikan penjegahan sejak dini penyebaran virus
ini serta dukungan masyarakat tentang lalulintas ternak dari luar daerah agar
di karantina dulu sebelum dicampur dengan ternak yang sudah
dimiliki sebelumnya.






