- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
UJI UNSUR HARA TANAH DENGAN PUTS DALAM SL IPDMIP*

PENGUJIAN UNSUR HARA TANAH MENGGUNAKAN PUTS DALAM KEGIATAN SEKOLAH LAPANG (SL) IPDMIP*
Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo Tahun 2022 mendapat kegiatan IPDMIP di 3 lokasi Desa yang pengairan lahan sawahnya dari Daerah Irigasi (DI) Penungkulan yaitu Desa Kedungpoh, Jetis dan Kalinongko. IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project) merupakan Kegiatan yang bertujuan meningkatkan Ketahanan pangan dan mata pencaharian masyarakat perdesaan, meningkatkan nilai pertanian beririgasi secara berkelanjutan.
Salah satu kegiatan dari IPDMIP adalah Sekolah Lapang (SL) seperti yang telah di lakukan di Kelompok Tani Sido Makmur Desa Kedungpoh Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo pada hari Selasa, tanggal 19 April 2022. SL yang dilaksanakan di Kelompok Tani Sido Makmur Desa Kedungpoh Kecamatan Loano merupakan Pertemuan SL yang ke 7 dengan materi Pengukuran unsur hara tanah dengan PUTS (Perangkat Uji Tanah Sawah), Pertemuan ke 7 ini diawali dengan pemberian materi oleh PPL Pendamping mengenai cara pengambilan sampel tanah dan cara uji unsur hara dengan PUTS, dilanjutkan praktek pengambilan sampel tanah di lahan sawah. Pada saat praktek tersebut,peserta SL yang yang telah dibagi menjadi 5 kelompok melakukan pengambilan sampel tanah dan menguji unsur hara dalam tanah dengan PUTS.
Unsur hara yang di uji dengan menggunakan PUTS adalah Unsur N, P, K, dan pH tanah. Hasil yang diperoleh Unsur N rendah,P sedang, K sedang, pH agak masam. Dari hasil pengujian tersebut diperoleh rekomendasi pemupukan bila menggunakan pupuk NPK 15-15-15 dosisnya 200 kg/ha dan urea 180 kg/ha. Untuk pH yang agak masam diberi kapur pertanian atau dolomit pada saat pengolahan tanah.
Dengan adanya pengujian unsur hara tanah dengan PUTS diharapkan petani dapat melakukan pemupukan sesuai dengan kebutuhan tanaman dan kesuburan tanahnya. sehingga tidak boros dalam penggunaan pupuk. (Nani Haryani S, PPL BPP Loano)






