- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Uji Multi Lokasi Galur Kacang Hijau Dilaksanakan di Grabag Purworejo

Uji Multi Lokasi Galur Kacang Hijau Dilaksanakan di Grabag Purworejo
Purworejo – Pada Sabtu, 19 Juli 2025, kegiatan penanaman uji multi lokasi galur kacang hijau dilaksanakan di lahan petani Desa Tunggulrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengujian adaptasi dan produktivitas beberapa galur kacang hijau unggulan di berbagai agroekosistem.
Sebanyak delapan galur murni dan dua galur kontrol ditanam dalam petakan berukuran 4x4 meter dengan tiga kali ulangan, sesuai standar uji multilokasi. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan di Kabupaten Purworejo, tetapi juga dilaksanakan secara paralel di Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul dan Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, guna mendapatkan hasil uji yang lebih representatif.
Penanaman ini merupakan kerja sama antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan CV. SEMI dari Grobogan sebagai pelaksana kegiatan. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menjaring galur kacang hijau potensial yang tahan terhadap cekaman lingkungan serta memiliki hasil produksi tinggi.
Kegiatan di Grabag turut dihadiri oleh perwakilan BRIN, Bapak Purwanto, perwakilan CV. SEMI, Bapak Aries Pudjiono, serta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat yang turut mendampingi proses penanaman. Diharapkan hasil uji ini dapat menjadi dasar pengembangan varietas unggul kacang hijau untuk mendukung ketahanan pangan nasional.






