- JAMIN KEAMANAN PANGAN, SAMPEL PANGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN (PSAT) DARI DUA PASAR TRADISIONAL DI PURWOREJO DISISIR DAN DIUJI RAPID TEST
- Tim SUBALI SAPIRA Bergerak, Atasi Sapi Kelompok Tani yang Mengalami Kendala Reproduksi Sapi
- FFD PPHT PADI GAPOKTAN AGRO MULYO PURWOREJO SUKSES DIGELAR
- DKPP Purworejo Lakukan Verval Bantuan CPPD Bagi 50 KK Terdampak Puso di Cangkrep Lor
- DKPP PURWOREJO GANDENG FOUNDER RUMAH MOCAF INDONESIA DORONG POTENSI PEMASARAN TEPUNG MOCAF
- SHARING SESSION #2 UPT PUSKESWAN BERSAMA KTNA KECAMATAN GEBANG
- Evaluasi SL Tembakau KT Rukun Tani Gowong, Perkuat Kelembagaan dan Peran Petani
- KT Rukun Tani Gowong Siapkan 2.000 m² untuk Budidaya Bawang Merah Varietas Tajuk
- PENYALURAN BANTUAN PEMERINTAH Pengembangan Ayam Petelur di Kelompok Tani Sumber Makmur desa Tersidilor Kecamatan Pituruh
- Menjaga Genetik Unggulan Purworejo, Seleksi Hibah Kambing Kaligesing Kembali Digelar
Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan

Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
Gowong, Bruno — Kelompok Tani Rukun Tani Desa Gowong melaksanakan kegiatan ubinan padi sebagai bagian dari upaya evaluasi produktivitas tanaman padi di wilayah tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 1 April 2026, di lahan Kelompok Tani Rukun Tani, Desa Gowong, dengan melibatkan berbagai unsur terkait.
Kegiatan ubinan dihadiri oleh anggota Kelompok Tani Rukun Tani, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilayah Gowong, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Bruno, serta perwakilan dari Pemerintah Desa Gowong. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan sinergi dalam mendukung peningkatan produksi pertanian di tingkat lapangan.
Ubinan dilakukan pada tanaman padi varietas unggul baru Inpari 32 yang dibudidayakan menggunakan teknologi tanam bibit muda umur 15 hari setelah sebar (HSS) dan sistem tanam satu bibit per lubang. Pendekatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman.
Pengambilan sampel ubinan dilakukan pada dua titik dengan ukuran masing-masing 2,5 x 2,5 meter. Hasil ubinan menunjukkan produksi gabah sebesar 5,9 kg pada titik pertama dan 6,57 kg pada titik kedua. Selain itu, tercatat jumlah rumpun sebanyak 81 rumpun, dengan rata-rata anakan produktif mencapai 36 batang per rumpun serta jumlah butir per malai berkisar 150 butir.
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Gowong, Musti Widyaningrum, A.Md., menyampaikan bahwa hasil ubinan ini menunjukkan potensi hasil yang cukup baik apabila petani konsisten menerapkan teknologi budidaya yang dianjurkan.
“Penerapan tanam bibit muda dengan satu bibit per lubang terbukti mampu mendorong pertumbuhan anakan produktif secara optimal. Ke depan, kami berharap petani dapat terus menjaga pola tanam dan perawatan agar hasil panen semakin meningkat,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Desa Gowong, Muhammad Nur Aminudin, mengapresiasi kegiatan ubinan yang dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi pertanian di desa.
“Kegiatan ini sangat penting sebagai bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi petani. Pemerintah desa mendukung penuh inovasi dan pendampingan dari Dinas Pertanian agar hasil pertanian di Desa Gowong semakin baik,” ungkapnya.
Dengan hasil ubinan yang menunjukkan produktivitas menjanjikan, diharapkan penerapan teknologi budidaya padi yang tepat dapat terus dikembangkan oleh petani di wilayah Kecamatan Bruno, khususnya di Desa Gowong, guna mendukung ketahanan pangan daerah.






