- Audit BPK Turun ke Lapangan, DKPP Purworejo Tunjukkan Transparansi Program Hibah
- Pelatihan Kader Zoonosis, Upayakan Prinsip One Health
- Evaluasi MT I Jadi Dasar, Kemiri Siap Genjot Tanam 2026
- HARGA BERAS DI PENGGILINGAN PADI PURWOREJO DEKATI HET, PASOKAN TERPANTAU STABIL
- Pembukaan Sekolah Lapang (SL) Kelapa Kelompok Tani Berkah Tani Milenial Desa Girigondo
- Penguatan Silaturahmi dan Sinergi Petani melalui Pertemuan KTNA dan Halal Bihalal Kecamatan Bener Tahun 2026 dalam Mendukung Pembangunan Pertanian Berkelanjutan
- Sekolah Lapang Kelapa 2026 Poktan Tanjung Sari, Kel Lugosobo, Kec Gebang
- SL Kelapa Kecamatan Grabag Tahun 2026 Upaya Tingkatkan Kapasitas Petani Kelapa Purworejo
- SL Kelapa Kecamatan Bagelen Tahun 2026 untuk amankan Produksi Kelapa Tetap Maksimal
- Akselerasi Sertifikasi Organik, KEP KOPRAL Purworejo Perkuat Administrasi dan Standar Budidaya
Ubinan Mekongga di Kelompok Tani Tani Mulyo Desa Blekatuk Kecamatan Pituruh

Ubinan Mekongga di Kelompok Tani Tani Mulyo Desa Blekatuk
Kecamatan Pituruh
Pada hari Rabu tanggal 7 Agustus 2024 dilakukan kegiatan ubinan
oleh Tim BPP Pituruh dan Kelompok Tani Tani Mulyo Desa Blekatuk Kecamatan
Pituruh. Ubinan adalah cara untuk melihat perkiraan
hasil panen tanaman padi atau palawija dengan menentukan petak/lahan sawah yang
akan dilakukan kegiatan ubinan. Langkah pertama yaitu dengan terlebih dahulu
menghitung petak/lahan sawah menggunakan langkah kaki dari Barat Timur (BT) dan
Utara-Selatan (US), kemudian menggunakan aplikasi Panen menentukan titik ubinan
dengan cara diukur dengan ukuran 2,5 x 2,5 m² yang kemudian hasilnya ditimbang.
Hasil penimbangan inilah yang dapat dijadikan dasar dalam penentuan produksi dan
produktivitas padi dalam 1 Ha.
Ubinan
dilaksanakan di lahan ketua kelompok tani yaitu lahan Bapak Muhtarom dengan varietas padi yang ditanam adalah Mekongga. Varietas Mekongga mempunyai 3 (tiga)
keunggulan yaitu padi agak tahan
terhadap serangan hama wereng serta tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri. Selain itu keunggulan padi mekongga
terletak pada harga gabah padi mekongga yang stabil karena rendemen gabah ini
cukup tinggi ketika di giling menjadi beras. Dan yang ketiga keunggulan padi
mekongga adalah tekstur nasi yang pulen untuk di konsumsi, tekstur nasi seperti
ini banyak di minati terutama di daerah Jawa.
Berdasarkan hasil ubinan,
panen padi varietas Mekongga di lahan tersebut mendapatkan hasil 5,05 kg
sehingga didapatkan provitas padi 8,08 ton/Ha GKP. Menurut Tri Surahmi, selaku Koordinator BPP
Pituruh hasil ini dikatakan sudah baik
karena sudah melebihi provitas rata rata di Kecamatan Pituruh. Harapannya dengan hasil panen yang
bagus, petani padi di Kecamatan Pituruh
juga bisa menikmati harga panen yang bagus.
Selain itu, Tri berharap BPP Pituruh dengan PPL yang ada bisa selalu
mendampingi dan membina kelompok tani yang ada agar petani melakukan budidaya
padi secara tepat dan terpadu dari pemilihan varietas sampai proses panen.






