- Audit BPK Turun ke Lapangan, DKPP Purworejo Tunjukkan Transparansi Program Hibah
- Pelatihan Kader Zoonosis, Upayakan Prinsip One Health
- Evaluasi MT I Jadi Dasar, Kemiri Siap Genjot Tanam 2026
- HARGA BERAS DI PENGGILINGAN PADI PURWOREJO DEKATI HET, PASOKAN TERPANTAU STABIL
- Pembukaan Sekolah Lapang (SL) Kelapa Kelompok Tani Berkah Tani Milenial Desa Girigondo
- Penguatan Silaturahmi dan Sinergi Petani melalui Pertemuan KTNA dan Halal Bihalal Kecamatan Bener Tahun 2026 dalam Mendukung Pembangunan Pertanian Berkelanjutan
- Sekolah Lapang Kelapa 2026 Poktan Tanjung Sari, Kel Lugosobo, Kec Gebang
- SL Kelapa Kecamatan Grabag Tahun 2026 Upaya Tingkatkan Kapasitas Petani Kelapa Purworejo
- SL Kelapa Kecamatan Bagelen Tahun 2026 untuk amankan Produksi Kelapa Tetap Maksimal
- Akselerasi Sertifikasi Organik, KEP KOPRAL Purworejo Perkuat Administrasi dan Standar Budidaya
Ubinan Jagung di Lugu Butuh

Pada hari Kamis tanggal 16 September 2021, diadakan panen ubinan jagung di kelompok tani Dwi Tunggal desa Lugu, Kecamatan Butuh. Panen ubinan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat produktivitas tanaman. Kelompok Tani Dwi Tunggal pada tanggal 28 Mei 2021 mendapatkan bantuan benih jagung varietas Pioneer 35 dari pemerintah melalui kegiatan APBN sebanyak 105 kg untuk luas tanam 7 ha.
Tanaman jagung di lahan kelompok tani ditanam dengan jarak tanam 70cm x 20cm. Setelah dilakukan ubinan dengan mengambil 3 titik sample maka hasil yang didapatkan adalah 6,9 ton/ha. Dan jumlah tongkol dalam 1 petak ubinan rata rata mencapai 35 tongkol.
Menurut ketua kelompok tani, Bp Sumarman, salah satu penyebab tanaman belum mencapai produktivitas maksimal karena adanya serangan hama penggerek tongkol jagung dan juga ulat grayak. Meskipun telah dilakukan penyemprotan memakai insektisida, namun hama masih tetap ada.






