Tingkatkan Pemberdayaan Petani, BPP Purworejo Fasilitasi Reorganisasi KTNA

By DINPPKP 05 Des 2025, 08:27:47 WIB Penyuluhan
Tingkatkan Pemberdayaan Petani, BPP Purworejo Fasilitasi Reorganisasi KTNA

Tingkatkan Pemberdayaan Petani, BPP Purworejo Fasilitasi Reorganisasi KTNA

 

Berdasarkan Permentan No. 82 Tahun 2013, kelembagaan kelompok tani dan Gapoktan terwadahi dalam KTNA tingkat Kecamatan merupakan bagian penting dari sistem kelembagaan petani. Kelompok Kontak Tani Nelayan (KTNA) Kecamatan adalah forum komunikasi dan konsultasi bagi para kontak tani dan kontak nelayan yang berada di tingkat kecamatan. Keanggotaan KTNA terdiri dari para petani, peternak, dan nelayan pilihan yang dinilai memiliki kemampuan, kemauan, dan dedikasi untuk menjadi motivator, pelopor, dan penggerak pembangunan pertanian dan perikanan di tingkat desa/kelompok.

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) adalah pos terdepan (markas) bagi Penyuluh Pertanian di tingkat kecamatan. Dalam konteks KTNA, BPP memiliki peran sentral sebagai fasilitator, pembina, dan pengarah. Dikarenakan kepengurusan KTNA Kecamatan Purworejo pada tahun 2025 ini sudah habis masa baktinya dan untuk mengaktifkan kembali kegiatan koordinasi dan pertemuan KTNA tingkat Kecamatan Purworejo, pada Rabu 3 Desember 2025 BPP Purworejo memfasilitasi reorganisasi KTNA tingkat Kecamatan Purworejo. Kegiatan ini dihadiri Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yang diwakili Febtory Setyo Harsanti, PPL Kecamatan Purworejo, pengurus lama KTNA Kecamatan Purworejo dan perwakilan ketua kelompok tani se Kecamatan Purworejo sejumlah 30 orang. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula BPP Kecamatan Purworejo yang merupakan markas bagi petugas dan petani untuk melaksanakan tugas-tugas yang berkaitan dengan pertanian.

Bakti Woro Haryanti selaku Koordinator PPL Kecamatan Purworejo dalam sambutannya menyampaikan BPP mengambil langkah proaktif dalam mendukung penguatan kelembagaan petani tingkat Kecamatan Purworejo dengan memfasilitasi pelaksanaan reorganisasi KTNA. “Kegiatan penting ini bertujuan untuk menyegarkan kepengurusan dan meningkatkan peran strategis KTNA dalam pembangunan sektor pertanian dalam arti luas di Kecamatan Purworejo, regenerasi dan penguatan kepemimpinan, peningkatan efektivitas program, serta peningkatan jejaring kemitraan”, tegasnya.

Woro juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus KTNA yang lama dan mohon bantuan dan kerjasama pengurus yang baru untuk mengembangkan pertanian di Kecamatan Purworejo. “mewakili seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kecamatan Purworejo, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pengurus KTNA masa bakti sebelumnya. “Dedikasi, waktu, dan pengorbanan Bapak dan Ibu sekalian dalam menjembatani kepentingan petani, menyebarluaskan informasi, dan menggerakkan kegiatan di lapangan adalah fondasi yang sangat berharga bagi pembangunan pertanian di Kecamatan Purworejo” tambahnya.

Sabar selaku Ketua KTNA periode sebelumnya menyampaikan bahwa kondisi kesehatan dan faktor usia menjadi alasan mengundurkan diri menjadi Ketua KTNA Kecamatan Purworejo. “Kami mewakili pengurus lama mengucapkan terima kasih dan rasa syukur karena telah menyelesaikan masa bakti kami pada kepengurusan KTNA dan karena usia sudha tidak muda lagi dan ada alasan kesehatan, pada kesempatan yang baik ini mohon untuk dapat dilakukan pemilihan kepengurusan KTNA yang baru sehingga ada regenerasi dan semangat baru dalam membangun pertanian di wilayah Kecamatan Purworejo” tegasnya.

Pada reorganisasi ini dimoderatori oleh Woro yang memandu pemilihan calon ketua KTNA dengan memilih kandidat 2 orang yang merupakan perwakilan kelompok tani Kecamatan Purworejo. Dari hasil mufakat terdapat calon nama Haryanto dari Kelurahan Purworejo dan Khaeroni Masy’ud dari Kelurahan Cangkrepkidul. Setelah dilakukan voting, dari 30 peserta diperoleh hasil Haryanto memperoleh 17 suara dan Khaeroni Masy’ud memperoleh 13 suara. Dengan demikian berdasarkan voting, Haryanto diputuskan menjadi Ketua KTNA dan Khaeroni Masy’ud sebagai Wakil Ketua KTNA periode Desember 2025 – Desember 2030.

Haryanto selaku Ketua KTNA terpilih mengucapkan terima kasih atas amanah baru yang diberikan kepadanya. “Segala kerendahan hati dan rasa tanggung jawab yang mendalam, Kami menyatakan menerima dan siap melaksanakan amanah sebagai Ketua KTNA Kecamatan Purworejo. Kepercayaan yang Bapak/Ibu berikan ini adalah kehormatan sekaligus tantangan besar. Saya menyadari, jabatan ini bukan hanya milik pribadi, melainkan milik seluruh anggota, dan tanggung jawabnya adalah mengawal kesejahteraan petani di seluruh Purworejo, tegasnya. Kami juga menyampaikan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada pengurus lama yang telah meletakkan fondasi kuat bagi organisasi kita. Kami akan melanjutkan dan menyempurnakan program-program baik yang telah dirintis”, tambahnya.

Dari hasil kesepakatan bersama, untuk pengurus dan seksi akan dibahas terlebih dahulu agar diperoleh struktur organisasi yang kompak dan solid berdasarkan pertimbangan yang matang. Woro mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru terpilih dan mohon bantuannya untuk bersama-sama mensukseskan program penyuluhan sehingga berjalan lebih efektif dan teknologi pertanian terbaru dapat segera diadopsi oleh petani di wilayah Kecamatan Purworejo. “Kami dari BPP dan seluruh jajaran PPL siap untuk berkoordinasi secara intensif, mendukung program kerja KTNA yang baru, dan menyediakan pendampingan teknis yang KTNA butuhkan”pungkasnya.

 Disusun Oleh : Bakti Woro Haryanti, SP (PPL Kecamatan Purworejo)

 

memiliki peran sentral sebagai fasilitator, pembina, dan pengarah. “BPP Kecamatan Purworejo berkoordinasi dengan KTNA untuk menyelenggarakan

 

Selain sosialisasi teknis, BPP Purworejo juga memfasilitasi pelaksanaan reorganisasi kepengurusan KTNA di tingkat Kecamatan Purworejo. KTNA merupakan wadah yang sangat strategis bagi petani, peternak, dan nelayan untuk bertukar informasi, berbagi pengalaman, serta memperjuangkan kepentingan anggotanya.

Pemilihan pengurus baru ini berlangsung secara demokratis dan kekeluargaan, menghasilkan kepengurusan yang diharapkan mampu membawa semangat baru dalam organisasi. [Sebutkan Nama Ketua KTNA yang baru terpilih jika ada] terpilih sebagai Ketua KTNA Kecamatan Purworejo periode [Tahun Awal - Tahun Akhir].

Ketua KTNA yang baru menyampaikan tekadnya untuk memperkuat sinergi antara petani dengan pemerintah melalui BPP, serta menjadikan KTNA sebagai jembatan efektif dalam menyerap aspirasi dan mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pelaku utama pertanian di Kecamatan Purworejo.

Di sesi berikutnya, BPP Purworejo memfasilitasi pelaksanaan reorganisasi kepengurusan KTNA di tingkat Kecamatan Purworejo. Reorganisasi ini penting dilakukan untuk penyegaran dan penguatan peran KTNA sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan pertanian.

Pemilihan pengurus baru yang berlangsung secara demokratis menghasilkan kepengurusan yang diharapkan mampu membawa semangat baru. Dalam proses tersebut, [Sebutkan Nama Ketua KTNA yang baru terpilih jika ada] dari Kelompok Tani [Sebutkan Nama Kelompok Tani] terpilih sebagai Ketua KTNA Kecamatan Purworejo periode [Tahun Awal - Tahun Akhir].

Ketua KTNA yang baru menyampaikan tekadnya untuk memperkuat sinergi antara petani dengan pemerintah melalui BPP. "Kami akan menjadikan KTNA sebagai jembatan yang efektif dalam menyerap aspirasi anggota, memfasilitasi pelatihan, dan membantu petani mendapatkan akses terhadap sarana produksi dan pemasaran yang lebih baik," tutupnya.

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung