- PERUM BULOG DAN DKPP PURWOREJO GELAR EVALUASI BANTUAN PANGAN CPP
- KWT Margo Dadi Prapaglor Belajar Buat PSB
- Seleksi Tahap Kedua Tuntas, DKPP Pastikan 55 Domba Hibah Siap Disalurkan kepada Kelompok
- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo Gelar Monev Alsintan di Pituruh
- PERINGATI HKG PKK KE-54, RATUSAN KADER PKK PURWOREJO ANTUSIAS SERBU GERAKAN PANGAN MURAH DI PENDOPO PURWOREJO
- Tingkatkan Angka Kebuntingan Sapi Peternak, Program Subali Sapira Beraksi Lagi di Kedungpomahan Kulon
- RAKOR PEMANTAUAN STOK DAN HARGA DI TINGKAT PRODUSEN DAN KONSUMEN BULAN AGUSTUS 2026
- RAPAT KOORDINASI PERCEPATAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JUT
- SURVEY KE PETERNAKAN AYAM PETELUR
- Monitoring PPTS, Sinergi DKPP dan PPL Kec. Butuh Pastikan Pasokan Pupuk Bersubsidi Aman
Tingkatkan Angka Kebuntingan Sapi Peternak, Program Subali Sapira Beraksi Lagi di Kedungpomahan Kulon

Tingkatkan Angka Kebuntingan Sapi Peternak, Program Subali Sapira Beraksi Lagi di Kedungpomahan Kulon
Purworejo — Upaya meningkatkan produktivitas ternak warga terus digencarkan secara masif. Tim Kesehatan Hewan (Keswan) kembali melancarkan aksinya melayani masyarakat melalui program inovasi OPD bertajuk SUBALI SAPIRA (Suburkan Kembali Sapi Rakyat), Selasa (11/8/2026).
Pada aksi penanganan berkala kali ini, Tim Keswan menyasar Desa Kedungpomahan Kulon untuk memberikan terapi lanjutan bagi sapi-sapi warga yang mengalami gangguan reproduksi repeat breeding atau fenomena kawin berulang yang tak kunjung membuah hasil.
Penanganan Medis dan Formulasi Khusus
Dalam penanganan lapangan, para dokter hewan menerjunkan terapi kombinasi, salah satunya dengan formula medis khusus yang akrab disapa "ramuan subali". Formulasi ini difungsikan untuk mengoptimalkan organ reproduksi sapi betina agar kembali subur dan siap dibuahi.
Tak hanya memberikan penanganan medis pada ternak, Tim Keswan juga memberikan edukasi berkelanjutan secara langsung kepada para peternak. Edukasi tersebut berfokus pada:
1. Deteksi Gejala Birahi: Melatih peternak mengenali tanda-tanda visual dan perilaku sapi saat memasuki masa birahi secara akurat.
2. Ketepatan Waktu IB: Mengarahkan peternak dalam menentukan momentum paling presisi untuk pelaporan dan pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB) guna memperbesar peluang kehamilan.
Seberapa Efektif Subali Sapira Menyuburkan Sapi Warga?
Program SUBALI SAPIRA secara konsisten mencatatkan tren positif dalam mengikis angka gangguan reproduksi pada ternak masyarakat. Melalui pendekatan terapi berkala yang dipadukan dengan pemahaman peternak yang semakin matang mengenai waktu IB, efektivitas kesuburan (conception rate) sapi warga yang sebelumnya mengalami repeat breeding berhasil ditingkatkan.






