Tingkatkan Angka Kebuntingan Sapi Peternak, Program Subali Sapira Beraksi Lagi di Kedungpomahan Kulon

By DINPPKP 12 Agu 2026, 14:39:43 WIB Peternakan dan Keswan
Tingkatkan Angka Kebuntingan Sapi Peternak, Program Subali Sapira Beraksi Lagi di Kedungpomahan Kulon

Tingkatkan Angka Kebuntingan Sapi Peternak, Program Subali Sapira Beraksi Lagi di Kedungpomahan Kulon


​Purworejo — Upaya meningkatkan produktivitas ternak warga terus digencarkan secara masif. Tim Kesehatan Hewan (Keswan) kembali melancarkan aksinya melayani masyarakat melalui program inovasi OPD bertajuk SUBALI SAPIRA (Suburkan Kembali Sapi Rakyat), Selasa (11/8/2026).

​Pada aksi penanganan berkala kali ini, Tim Keswan menyasar Desa Kedungpomahan Kulon untuk memberikan terapi lanjutan bagi sapi-sapi warga yang mengalami gangguan reproduksi repeat breeding atau fenomena kawin berulang yang tak kunjung membuah hasil.

​Penanganan Medis dan Formulasi Khusus

​Dalam penanganan lapangan, para dokter hewan menerjunkan terapi kombinasi, salah satunya dengan formula medis khusus yang akrab disapa "ramuan subali". Formulasi ini difungsikan untuk mengoptimalkan organ reproduksi sapi betina agar kembali subur dan siap dibuahi.

​Tak hanya memberikan penanganan medis pada ternak, Tim Keswan juga memberikan edukasi berkelanjutan secara langsung kepada para peternak. Edukasi tersebut berfokus pada:

1. ​Deteksi Gejala Birahi: Melatih peternak mengenali tanda-tanda visual dan perilaku sapi saat memasuki masa birahi secara akurat.

2. ​Ketepatan Waktu IB: Mengarahkan peternak dalam menentukan momentum paling presisi untuk pelaporan dan pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB) guna memperbesar peluang kehamilan.


​Seberapa Efektif Subali Sapira Menyuburkan Sapi Warga?

​Program SUBALI SAPIRA secara konsisten mencatatkan tren positif dalam mengikis angka gangguan reproduksi pada ternak masyarakat. Melalui pendekatan terapi berkala yang dipadukan dengan pemahaman peternak yang semakin matang mengenai waktu IB, efektivitas kesuburan (conception rate) sapi warga yang sebelumnya mengalami repeat breeding berhasil ditingkatkan.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung