- DKPP Purworejo Kembali Pastikan Kualitas Kambing Jawa Randu untuk Penerima Hibah 2026
- KTNA Kecamatan Bener Gelar Pertemuan dan Tanam Benih Padi Metode PM-AAS
- PERUM BULOG DAN DKPP PURWOREJO GELAR EVALUASI BANTUAN PANGAN CPP
- KWT Margo Dadi Prapaglor Belajar Buat PSB
- Seleksi Tahap Kedua Tuntas, DKPP Pastikan 55 Domba Hibah Siap Disalurkan kepada Kelompok
- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo Gelar Monev Alsintan di Pituruh
- PERINGATI HKG PKK KE-54, RATUSAN KADER PKK PURWOREJO ANTUSIAS SERBU GERAKAN PANGAN MURAH DI PENDOPO PURWOREJO
- Tingkatkan Angka Kebuntingan Sapi Peternak, Program Subali Sapira Beraksi Lagi di Kedungpomahan Kulon
- RAKOR PEMANTAUAN STOK DAN HARGA DI TINGKAT PRODUSEN DAN KONSUMEN BULAN AGUSTUS 2026
- RAPAT KOORDINASI PERCEPATAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JUT
PERUM BULOG DAN DKPP PURWOREJO GELAR EVALUASI BANTUAN PANGAN CPP

PERUM BULOG DAN DKPP PURWOREJO GELAR EVALUASI BANTUAN PANGAN CPP DAN MANTAPKAN PERSIAPAN ALOKASI JULI-SEPTEMBER 2026, SERTA PASTIKAN TEPAT SASARAN
Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan pangan dan menekan angka inflasi daerah, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Perum BULOG dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo menggelar Rapat Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Alokasi Februari-Maret 2026, yang dirangkaikan langsung dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penyaluran Bantuan Pangan CPP Alokasi Juli-September 2026yang digelar pada 13 Agustus 2026 bertempat di ABK Resto Purworejo.
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan Perum Bulog, aparat penegak hukum, serta para pendamping atau satuan tugas distribusi di tingkat kecamatan dan desa. Acara dihadiri langsung oleh Sekretaris DKPP Purworejo, Wakil Pimpinan Cabang Perum Bulog Magelang, Kepala Perum Bulog Butuh, Perwakilan Kapolres, Kodim 0708, Dinsosdaldukkb dan Kabid Pangan DKPP Purworejo, serta pihak kecamatan, Koordinator Transporter, Koordinator TKSK dan staf Bidang Pangan DKPP Purworejo.
Sesi pertama rapat difokuskan pada evaluasi menyeluruh terhadap penyaluran bantuan pangan CPP untuk periode Februari hingga Maret 2026. Secara umum, proses distribusi dinilai berjalan dengan lancar dan berhasil mencapai target realisasi yang ditetapkan. Namun, forum ini juga menyoroti beberapa catatan penting sebagai bahan perbaikan, di antaranya memastikan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terus diperbarui agar tidak terjadi kasus data ganda atau penerima yang sudah tidak memenuhi kriteria (meninggal dunia atau pindah domisili), pengecekan kualitas bahan pangan saat proses bongkar muat (bongkar di titik bagi) agar terus dijaga ketat, mengantisipasi kendala cuaca ekstrem dan medan sulit di wilayah pelosok yang sempat memengaruhi jadwal distribusi.
Rapat dilanjutkan dengan pembahasan teknis penyaluran bantuan pangan CPP untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026. Pada alokasi triwulan ini, komoditas bantuan yang akan disalurkan mencakup beras sebanyak 10 kg per KPM, sehingga nantinya masing-masing KPM untuk alokasi 3 bulan per KPM menerima sebesar 30 kg beras, yang diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat prasejahtera. “Kami meminta seluruh pihak, mulai dari kami Bulog hingga transporter dan perangkat desa, memperkuat sinergi agar bantuan diterima masyarakat dengan kualitas baik, jumlah yang tepat, dan waktu yang cepat," tegas Perum BULOG terkait dalam arahannya. Dalam rakor tersebut, Perum Bulog juga telah memaparkan kesiapan stok beras di gudang-gudang penyimpanan.
Sebagai penutup, seluruh pemangku kepentingan berkomitmen penuh untuk mengawal program Bantuan Pangan CPP 2026 ini. Program ini bukan sekadar tugas administratif, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di tengah dinamika ekonomi. Melalui sinergi antarlembaga dan evaluasi yang berkelanjutan, penyaluran bantuan pangan CPP di Kabupaten Purworejo diharapkan dapat terus berjalan optimal. Program ini diharapkan mampu meringankan beban pengeluaran masyarakat berpenghasilan rendah, menjaga daya beli, serta menjadi instrumen yang efektif dalam menekan inflasi dan menstabilkan harga pangan di daerah.
Sumber Berita Publikasi : Bidang Pangan DKPP Purworejo





