- RAKOR PEMANTAUAN STOK DAN HARGA DI TINGKAT PRODUSEN DAN KONSUMEN BULAN AGUSTUS 2026
- RAPAT KOORDINASI PERCEPATAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JUT
- SURVEY KE PETERNAKAN AYAM PETELUR
- Monitoring PPTS, Sinergi DKPP dan PPL Kec. Butuh Pastikan Pasokan Pupuk Bersubsidi Aman
- Purworejo Jadi Tuan Rumah Pembinaan Produsen Benih Hortikultura Se-Jawa Tengah
- Seleksi Perdana Hibah Domba Dimulai, DKPP Purworejo Pastikan Ternak Berkualitas Siap Disalurkan
- PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KUANTITAS BANTUAN PANGAN BERAS PERIODE BULAN JULI-SEPTEMBER 2026 DI GUDANG BULOG BUTUH
- Kunjungi Kelompok Tani Makaryo Wonosari, Ditjen Hortikultura Bersama DKPP dan PPL Lakukan Verifikasi CPCL
- GERAKAN PANGAN MURAH KEMBALI MERIAHKAN ALUN-ALUN PURWOREJO DALAM RANGKAIAN KEGIATAN GEMAR TAHUN 2026
- Mendukung Mutu Benih Tembakau: DKPP Purworejo Bersama BPSB Jawa Tengah Lakukan Pemeriksaan Lapangan di Desa Rowobayem
RAKOR PEMANTAUAN STOK DAN HARGA DI TINGKAT PRODUSEN DAN KONSUMEN BULAN AGUSTUS 2026

RAKOR PEMANTAUAN STOK DAN HARGA DI TINGKAT PRODUSEN DAN KONSUMEN BULAN AGUSTUS 2026
Purworejo, 11 Agustus 2026 - Memasuki pertengahan bulan Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Bidang Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus menggencarkan pemantauan ketersediaan stok dan pergerakan harga bahan pokok penting (Bapokting). Rapat koordinasi bidang terkait pemantauan stok dan harga pangan ini diadakan di Ruang Kabid Pangan DKPP Purworejo, antara kepala dan staf bidang. Evaluasi komprehensif ini tidak hanya dilakukan di pasar tradisional sebagai muara konsumen, tetapi juga menyentuh langsung ke tingkat produsen atau petani lokal. Langkah responsif ini diambil guna memastikan stabilitas harga pangan tetap terjaga di tengah dinamika musim kemarau, sekaligus melindungi daya beli masyarakat dan menjaga margin keuntungan yang adil bagi para petani.
Kondisi harga di tingkat konsumen, berdasarkan hasil pantauan tim petugas di Pasar Baledono Purworejo, stok pangan secara umum dilaporkan sangat mencukupi dan aman. Beberapa komoditas yang sempat mengalami fluktuasi tajam pada awal tahun, kini mulai menunjukkan tren harga yang lebih stabil. Walapun beberapa komoditas masih di atas HET (Harga Eceran Tertinggi) yang ditetapkan pemerintah. Distribusi beras terpantau lancar, kehadiran Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog sangat membantu menekan harga di pasaran. Beras SPHP kemasan 5 kg dijual sesuai ketentuan di kisaran harga Rp. 60.500-62.500/5 kg. Harga minyak goreng subsidi (Minyakita) dan gula pasir terpantau konsisten mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Selain komoditas di atas, harga cabai rawit merah, yang sebelumnya sempat menembus Rp90.000 per kg pada periode jelang Lebaran lalu, kini perlahan terkoreksi seiring dengan masuknya masa panen di beberapa sentra pertanian lokal dan pasokan dari wilayah tetangga seperti Magelang. Harga telur ayam ras relatif stabil, berkisar di angka Rp24.500 hingga Rp25.000 per kg. komoditas yang cenderung naik adalah beras premium masih di atas HET Rp. 14.900/kg, yang mana dipasaran sekarang masih Rp. 16.000/kg, sedangkan beras medium masih stabil sama walapun sudah menyentuh dan melebihi HET Rp. 13.500/kg, dimana harga beras medium kisaran Rp. 13.000-13.500/kg saat peninjauan di lokasi. Komoditas yang mulai naik berdasarkan pantauan adalah perdagingan, yaitu daging sapi kisaran Rp. 150.000-170.000/kg dan ayam Rp. 39.000/kg.
Di sisi produsen, pemerintah daerah juga melakukan pemantauan untuk memastikan Nilai Tukar Petani (NTP) tidak anjlok akibat permainan tengkulak atau rantai distribusi yang terlalu panjang. Pada musim kemarau bulan Agustus ini, sebagian wilayah pertanian di Purworejo, mulai melakukan panen komoditas hortikultura. Para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) juga ikut mendampingi para petani agar penyerapan hasil panen dapat dilakukan secara maksimal, bekerja sama dengan Bulog setempat. Pemantauan di tingkat peternak ayam petelur juga menunjukkan kelancaran pasokan pakan, yang menjadi kunci kestabilan harga telur di pasar. Kestabilan harga ini membuat peternak lokal tetap dapat beroperasi dengan margin yang memadai, sementara konsumen tidak terbebani harga yang melambung. DKPP Purworejo juga terus memperbarui data harga secara waktu nyata (real-time) melalui sistem Panel Harga Pangan yang bisa diakses oleh masyarakat umum untuk transparansi informasi.
Berita Publikasi : Bidang Pangan DKPP Purworejo





