- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
Tak Hanya Ternak Berkaki 4, Ternak Kaki 2 pun Terima Vaksinasi AI

Tak Hanya Ternak Berkaki 4, Ternak Kaki 2 pun Terima Vaksinasi AI
Purworejo, 10 September 2025- Tim Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Purworejo laksanakan Vaksinasi Avian Influenza (AI) di desa Kuwurejo, Kutoarjo milik Bapak Hermawan dan Bapak Sutejo yang beralamat di Lubang Sampang, Butuh. Sebanyak 347 bebek, 50 ayam, 45 entog dan 3 angsa telah mendapatkan vaksinasi AI. Kegiatan ini merupakan pencegahan untuk penyakit avian Influenza yang merupakan penyakit endemis di Indonesia sejak tahun 2003. Penyakit ini biasanya akan mewabah ketika musim pancaroba yang biasa disebut dengan aratan karena menyebabkan kematian yang tinggi dan mendadak pada unggas dalam suatu lingkungan.
Pada kasus AI biasanya ditemukan warna mata berwarna biru keabu-abuan pada itik. Sedangkan perubahan patologi anatomi pada organ melalui proses nekropsi atau pembedahan ditandai dengan adanya lesi pelebaran pembuluh darah otak, radang pada proventrikulus, radang saluran pernapasan, ginjal bengkak dan perubahan pada organ lainnya. Pada kasus-kasus yg ditemui saat ini terdapat gejala spesifik lainnya yaitu diikuti prolaps rektum
Karena mortalitas AI sangat tinggi, maka hal yang dapat dilaksanakan adalah pencegahan. Pencegahan penyakit pada unggas umumnya meliputi penerapan manajemen pemeliharaan yang baik, biosecurity yang ketat, program vaksinasi yang tepat dan suportif secara rutin. Hingga sekarang memang masih jarang peternak unggas yang sadar akan pentingnya vaksinasi terutama AI. Vaksinasi bertujuan untuk meningkatkan kekebalan terhadap penyakit dan melindungi unggas dari serangan penyakit. Vaksinasi AI pada unggas bisa dilaksanakan mulai umur 4 hari dan dilakukan pengulangan secara berkala 2-3bulan untuk menjaga titer antibodi pada level protektif.






