- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
Sukses Susun Perda LP2B, Bupati Agus Bastian Terima Penghargaan Menteri Pertanian

Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) adalah bidang lahan pertanian yang ditetapkan untuk dilindungi dan dikembangkan secara konsisten sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 41 tahun 2009.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo, Jawa Tengah, mendapatkan penghargaan dari Menteri pertanian. lantaran telah menyelesaikan SK Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
Penghargaan itu diterima oleh Bupati Purworejo, Agus Bastian bersama Kepala Dinas Pertanian Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPKP) Kabupaten Purworejo, Wasit Diono, di Aston Sentul Lake Resort dan Conference Center, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa 28 Desember 2021, dalam acara rapat koordinasi evaluasi hasil prasarana dan sarana pertanian tahun 2021 dan persiapan kegiatan tahun 2022.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian DINPPKP Kabupaten Purworejo, Eko Anang SW, menjelaskan, kegiatan Rekomendasi Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (RP-LP2B) merupakan komponen penting dalam rangka mempertahankan swasembada pangan, sehingga perlu dilakukan perlindungan lahan terhadap konversi atau perubahan fungsi lahan pertanian.
"Kegiatan RP-LP2B ini sendiri menghasilkan 2 output yaitu updating peta lahan baku sawah (LBS) 2019 yang telah dilengkapi dengan atribut jenis lahan, kondisi irigasi, indek pertanaman, produktivitas, kondisi jalan usaha tani dan usulan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dalam bentuk SK Bupati," jelasnya.
Dijelaskan lebih lanjut, bahwa kegiatan RP-LP2B APBN Tahun 2021 ada 8 Propinsi dan 48 Kabupaten se-Indonesia. Sampai dengan tanggal 25 Desember 2021 ini baru ada 8 kabupaten se-Indonesia yang telah menyelesaikan SK LP2B termasuk Kabupaten Purworejo.
"Dari 35 Kabupaten Kota di Di Jawa Tengah, baru Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Tegal dari 10 Kabupaten yang mendapat kegiatan, yaitu 8 Kabupaten yang telah menyelesaikan SK LP2B, sebagai bentuk penghargaan itulah, Bupati Purworejo kemudian diundang pada pertemuan di Bogor untuk mendapat Penghargaan dari Menteri pertanian.
by. Ir. Eko Anang SW. Kabid Sarpras






