- SOSIALISASI KEGIATAN RJIT DAN IRPIP APBD I PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2026
- SELEKSI CALON TENAGA FASILITATOR LAPANGAN (TFL)
- Audit BPK Turun ke Lapangan, DKPP Purworejo Tunjukkan Transparansi Program Hibah
- Pelatihan Kader Zoonosis, Upayakan Prinsip One Health
- Evaluasi MT I Jadi Dasar, Kemiri Siap Genjot Tanam 2026
- HARGA BERAS DI PENGGILINGAN PADI PURWOREJO DEKATI HET, PASOKAN TERPANTAU STABIL
- Pembukaan Sekolah Lapang (SL) Kelapa Kelompok Tani Berkah Tani Milenial Desa Girigondo
- Penguatan Silaturahmi dan Sinergi Petani melalui Pertemuan KTNA dan Halal Bihalal Kecamatan Bener Tahun 2026 dalam Mendukung Pembangunan Pertanian Berkelanjutan
- Sekolah Lapang Kelapa 2026 Poktan Tanjung Sari, Kel Lugosobo, Kec Gebang
- SL Kelapa Kecamatan Grabag Tahun 2026 Upaya Tingkatkan Kapasitas Petani Kelapa Purworejo
SOSIALISASI KEGIATAN RJIT DAN IRPIP APBD I PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2026

SOSIALISASI KEGIATAN RJIT DAN IRPIP APBD I PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2026
Provinsi Jawa Tengah memiliki luas lahan sawah mencapai 987.468 hektar yang menjadikannya salah satu lumbung pangan utama di Indonesia, terutama untuk komoditas padi. Sistem irigasi yang baik menjadi kunci utama dalam menjaga produktivitas padi sepanjang tahun. Tantangan utama yang dihadapi petani adalah keterbatasan akses air pada musim kemarau, infrastruktur irigasi yang sudah tua, serta distribusi air yang tidak merata. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan hasil panen.
Provinsi Jawa Tengah, melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Sosialisasi Kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) dan Kegiatan Irigasi Perpipaan (IRPIP) di Aula B DKPP Kabupaten Purworejo pada hari Senin, 20 April 2026. Kegiatan RJIT adalah kegiatan Pembangunan infrastruktur irigasi di level tersier untuk mengembalikan atau meningkatkan fungsi dan layanan irigasi pada petak lahan sehingga diharapkan mampu menambah luas areal tanam dan mampu mempertahankan atau meningkatkan Indeks Pertanaman (IP). Tujuan kegiatan RJIT adalah peningkatan saluran irigasi tersier di lahan pertanian khususnya sawah irigasi agar dapat meningkatkan atau mempertahankan luas layanan irigasi. Sedangkan tujuan Kegiatan Irigasi Perpipaan adalah peningkatan/mempertahankan produktivitas komoditas tanaman pangan lewat penyediaan prasarana irigasi alternatif (irigasi perpipaan). Target Kegiatan RJIT dan Kegiatan IRPIP diprioritaskan untuk lahan tadah hujan dan memerlukan Upaya tambahan pengairan untuk mendukung pengembangan /mempertahankan produksi tanaman pangan, serta lahan pertanaman padi yang akses untuk irigasi teknisnya sulit/jauh dari sumber air.
Acara sosialisasi dihadiri oleh Kepala Bidang Prasarana dan Penyuluhan Pertanian DKPP kabupaten Purworejo (Ery Puspandoyo, S.P., M.M), Penyuluh Pertanian (PPL), Pengurus Kelompok Tani calon penerima kegiatan RJIT, Pengurus Kelompok Tani calon penerima kegiatan IRPIP, Tim Teknis Provinsi Jawa Tengah, Tim Teknis Kabupaten Purworejo. Sebagai narasumber sosialisasi Ujang Ciptadi, S. STP dari Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Distannak Provinsi Jawa Tengah. Tahun 2026 untuk Kabupaten Purworejo ada alokasi Kegiatan RJIT jumlah 6 (enam) paket dan kegiatan IRPIP 3 (tiga) paket. Dalam sosialisasi dijelaskan bahwa bantuan Kegiatan RJIT dan Kegiatan IRPIP sumber dana APBD I Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2026 berupa bantuan barang ke Kelompok Tani (paket)-Kontraktual pihak ke-3.





