- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN METODE EMBER TUMPUK DI DESA SAMBENG KECAMATAN PITURUH

SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN
PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN METODE EMBER TUMPUK DI DESA SAMBENG KECAMATAN PITURUH
Pada tanggal
23 Juli 2024, Pemerintah Desa Sambeng bekerjasama dengan BPP Kecamatan Pituruh
menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair
Metode Ember Tumpuk yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan praktis tentang
pengolahan sampah organik melalui sistem ember tumpuk. Kegiatan ini berlangsung
di Balai Desa Sambeng, Pituruh, Purworejo, dan dihadiri oleh Koordinator BPP
Pituruh, PPL Wibi Sambeng, perwakilan dari Poktan, Gapoktan, serta anggota Tim
Penggerak PKK Desa Sambeng.
Salah satu
Penyuluh Pertanian BPP Pituruh yaitu Kastam menjadi narasumber dalam kegiatan
tersebut. Kastam membagikan pengetahuan tentang praktik pembuatan ember tumpuk
dan menjelaskan manfaat penggunaan sistem ember tumpuk dalam menghasilkan pupuk
organik cair yang terjangkau untuk para petani. Ember tumpuk merupakan suatu
sistem pengomposan sampah organik yang sederhana namun sangat efektif. Dalam
sesi pelatihan, beliau memberikan panduan praktis tentang cara membuat ember
tumpuk dengan menggunakan bahan-bahan sederhana yang bisa ditemukan di sekitar
lingkungan. Selain itu, beliau juga menjelaskan bagaimana sistem ember tumpuk
ini dapat menghasilkan pupuk organik cair yang kaya akan nutrisi, yang pada
gilirannya dapat meningkatkan kualitas tanah dan hasil pertanian.
Ember tumpuk
merupakan alat pemroses pupuk yang dibuat dengan menyatukan 2 buah ember yang
disusun bertingkat. Ember tumpuk digunakan untuk mengolah sampah dengan bantuan
larva Hi (Hermetia illucens) pada skala rumah tangga. Hermetia illucens dikenal
juga sebagai BSF (Black Soldier Fly) atau lalat tentara hitam. Larva Hi dapat
membantu proses pengomposan aerob dan mempercepat proses penguraian sampah
organik di reaktor tumpuk. Reaktor ember tumpuk juga memungkinkan aliran lindi
terpisah dan material padat sehingga menghasilkan pupuk cair.
Metode ember
tumpuk menggunakan peralatan sederhana dan murah diperoleh. Teknologi ini
sangat mudah diaplikasikan di rumah. Ember tumpuk mampu mengolah sampah organik
menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan. Dengan ember tumpuk, setiap orang
dapat membuat pupuk organik yang murah dan mendukung lahan pertanian yang mulai
kehilangan kesuburannya.






